-
Selesai Pelatihan, bukan istirahat tetapi Jiwa Relawan melihat Bahan langsung buat Eco Enzyme

RDEE Jawa Barat; 18 Juni 2025
Pulang pelatihan, di jalan selain macet, hujan pula cukup lebat.
Oleh2 seorang relawan menemukan BO yg berlimpah, timbul gejolak hati yg bahagia😍😍💃🏽💃🏽🥰🥰Sesampai dirumah, bukan goyobod yg dicari, atau Indomie rebus pake telor tetapi, memilah, mencuci, meneriskan dan menimbang harta karun.
Inilah tugas ahir meskipun tangan kaki dan punggung udah kedinginan….
Tepat pkl. 19.55
Tugas Relawan sudah selesai…..Hati yg gembira, adalah obat💃🏽💃🏽🎋🎋
Semangat yang patah, mengeringkan tulang💪🏻💪🏻😭😭🫡🫡✌✌RDEE Jawa Barat

-
Ciptakan kesadaran siswa pada lingkungan, SDN Gebangsari Jatirejo praktek membuat sabun organik

RDEE MOJOKERTO; 21 Juni 2025
Sabun organik dapat menjadi pilihan yang baik bagi yang ingin menggunakan produk lebih alami dan ramah lingkungan. Sabun organik dibuat dari bahan alami dan organik , tanpa mengunakan bahan kimia sintetis atau tambahan berbahaya serta ramah lingkungan.
Sekolah yang pernah menyandang terbaik ke-2 sekolah greenscholl pada tahun 2023 ini ingin terus mengembangkan kreativitas serta innovasi siswanya khususnya dalam lingkungan hidup, sebagaimana sesuai dengan tujuan dari sekolah greenscholl yaitu, Meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengembangkan ketrampilan hidup berkelanjutan serta mendorong innovasi dan kreatifitas siswa.
Diakhir tahun pembelajaran SDN Gebangsari melalui tim Kader lingkungan mempraktekkan pembuatan sabun organik yang dipandu langsung oleh Relawan Dunia Eco Enzyme Kabupaten/Kota Mojokerto.
Dalam penyampaiannya Enny Maskukah SPd.MPd menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan, setelah libur panjang siswa.
” Kegiatan ini akan kami teruskan dalam awal pembelajaran baru atau disaat MPLS yang mungkin bisa kita libatkan para wali murid” ungkap Enny
Pendidikan Dasar SDN GEBANGSARI, yang berdiri sejak 03 Maret 2021, merupakan lembaga pendidikan dasar tingkat SD yang berstatus Negeri, dan berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sekolah ini melayani pendidikan formal bagi anak-anak di wilayah Kec. Jatirejo, dengan fokus utama pada penguatan literasi, numerasi, serta pembentukan karakter yang berbasis pada Profil Pelajar Pancasila.
Dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar, SDN GEBANGSARI menerapkan pendekatan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan. Kurikulum yang digunakan memungkinkan siswa untuk belajar sesuai dengan tahap perkembangannya, serta menumbuhkan minat dan bakat secara optimal.
Tenaga pendidik yang kompeten, ramah, dan berdedikasi tinggi menjadi kekuatan utama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Siswa diajak untuk berpikir kritis, bekerja sama dalam kelompok, dan memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Beragam kegiatan ekstrakurikuler juga disediakan sebagai media pengembangan diri siswa, seperti pramuka, seni, olahraga, serta kegiatan sosial yang membangun empati dan kepedulian terhadap sesama
Humas RDEE Jawa Timur




-
Bidadari RDEE Nganjuk mulai menunjukkan keseriusannya dalam pengembangan RDEE

RDEE NGANJUK; 20 juni 2025
Pemberdayaan wanita sangat penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan memberdayakan wanita , kita dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mencapai tujuanpembangunan yang lebih baik.
Salah satu diantaranya adalah bahwa peranan wanita dapat menggerakkan perubahan sosial dan memperjuangkan hak hak masyarakat.
Seperti halnya peranan wanita yang tergabung dalam Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Kabupaten/Kota Nganjuk, Jawa Timur.
Adanya pelatihan yang telah diikutinya selama 4 hari di Kota Nganjuk yang diadakan oleh Relawan Dunia Eco Enzyme Nganjuk (RDEE NGANJUK) telah mampu merubah pola pikir dalam menjaga kesehatan diri, keluarga serta pentingnya menjaga bumi dan lingkungan sekitar, agar bisa memenuhi kelayakan hidup sebagai hak azasi manusia.
Sabun merupakan kebutuhan rutin yang harus selalu ada.
Sabun yang digubakan dalam keseharian selalu menggunakan bahan kimia yang tentunya akan berdampak pada kelestarian lingkungan sekitar.
Praktek pembuatan sabun organik ( dari turunan eco enzyme) adalah salah satu materi yang dipilih sebagai awalan Praktek.
” Dengan adanya RDEE Nganjuk, kami sangat terbuka wawasan tentang pentingnya lingkungan hidup, serta pentingnya menjaga lingkungan” ujar salah satu anggota.
” Kami akan kembali ke sistem organik, semoga perlakuan kecil ini bisa ditiru oleh lainnya, bersama kita jaga bumi yang akan diwariskan pada generasi mendatang ” lanjutnya.
Dalam prakteknya , bidadari Nganjuk (RDEE Nganjuk) mulai mempraktekkan segala ilmu yang diterima tentang peranan eco enzyme dalam kehidupan keluarga. Mulai menggunakan eco enzyme sebagai pengganti bahan untuk ngepel lantai dan lainnya, yang selama ini menggunakan bahan kimia yang dibeli dipasaran
Humas RDEE Jawa Timur



-
Tanamkan rasa kepedulian lingkungan sejak dini, Ketua Pembina YRDEE rutin edukasi Cibubur Internasional School (CIS) buat Eco Enzyme.

YRDEE FOUNDER; 18 juni 2025
Anak adalah individu yang masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan, baik fisik, emosi, maupun intelektual.
Ingin anak lebih mencintai dan menghargai lingkungannya? Mulailah dari hal-hal kecil di sekitar rumah Anda. Anak kecil adalah makhluk naturalis sejati, begitulah kata Thomas Amstrong, seorang pendidik dan psikolog. Anak-anak yang cenderung naturalis akan sangat bersemangat bila terlibat dalam pengalaman di alam terbuka.
Sikap yang menonjol dari anak dengan kecerdasan naturalis adalah memelihara dan memelihara lingkungan. Lalu, apakah betul anak dengan kecerdasan naturalis lebih peduli dengan lingkungannya?
Kuat tidaknya hubungan individu dengan alam sekitar dipengaruhi oleh kecerdasan naturalis yang dimilikinya. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian terkini bahwa semakin tinggi kecerdasan naturalis anak, semakin tinggi pula sikap peduli lingkungan yang dimilikinya.
Seperti halnya dengan Cibubur Internasional Scholl, yang selalu mengajarkan untuk mencintai lingkungan sejak dini. Dalam menambah wawasan tentang lingkungan serta mengajari cara merawat lingkungan serta mengajari perilaku kecil yang bisa berdampak besar, seperti membuang sampah pada tempatnya serta memilah organik dan non organik.
Ketua Pembina YRDEE beserta Istri hang juga menjabat sebagai Bendahara umum YRDEE yang didapok sebagai Narasumber menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan serta pentingnya mengenalkan rasa cinta pada lingkungan.
Anak dengan kecerdasan naturalis memiliki kedamaian emosional dengan lingkungan alam dan segala yang hidup di dalamnya. Hal ini akan tampak dari sikap peduli lingkungan yang ditunjukkannya. Bila diperhatikan, anak-anak ini akan mengambil sikap dan tindakan untuk mencegah kerusakan pada alam dan sekitarnya. Misalnya dengan tidak memetik bunga, tidak menginjak rumput, tidak membunuh binatang seperti semut atau kecoak yang sering dianggap mengganggu, mau merawat hewan peliharaan, serta suka akan lingkungan yang indah, bersih, dan tertata rapi.
Pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan naturalis akan membantu mengembangkan sikap peduli lingkungan pada anak. Sebagai orang tua, Anda dapat membiasakan anak melalui hal-hal kecil, seperti membuang sampah di tempatnya, memilah sampah, menanam pohon, menggunakan kantong belanja, serta berjalan atau bersepeda. Tak lupa, ajak anak yang berwisata alam agar dapat mengenal lebih banyak lagi tentang lingkungan dan isinya. Dengan demikian, kecerdasan naturalisnya akan terasah dan ia akan lebih peduli terhadap lingkungannya.
Sedini mungkin, kenalkan anak dengan alam dan lingkungan sekitar. Hal ini dapat dilakukan dengan mengajaknya berjalan-jalan di lingkungan rumah sambil mengamati dan menceritakan tentang hewan, tumbuhan, maupun benda-benda alam lain yang ditemukan. Bila anak sudah bisa berkomunikasi, Anda dapat menceritakan hal-hal yang lebih kompleks seperti bagaimana awan terbentuk, dari mana asal air hujan, dan lain-lain.
Selain itu, jangan lupa memberi contoh. Anak dari orang tua yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan cenderung melakukan hal yang sama. Anak cerdas, lingkungan sehat!
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme








-
Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia, RDEE Pasuruan Tuang Eco Enzyme di Danau Grati

RDEE JAWA TIMUR; 13 Juni 2025
Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni. Tujuan peringatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat global terhadap isu-isu lingkungan hidup, serta mendorong tindakan untuk melindungi lingkungan.
Tema dan slogan Hari Lingkungan Hidup Sedunia berbeda setiap tahunnya, dan peringatan ini seringkali dirayakan dengan berbagai kegiatan, seperti Kampanye kesadaran lingkungan,
penanaman pohon,
kegiatan konservasi
serta diskusi dan seminar tentang isu lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia bertujuan untuk menginspirasi individu, komunitas, dan pemerintah untuk mengambil tindakan nyata dalam melindungi lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup.
Penuangan eco enzyme pada danau Grati Pasuruan sengaja dilakukan dengan harapan bisa meningkatkan kualitas air dari polutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut HM.Surya Yusuf .SE.MS selaku Founder Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE) yang didampingi oleh Nur Kolis.ST selaku Ketua RDEE Region Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Founder YRDEE menyampaikan bahwa pentingnya bersama menjaga lingkungan yang ada disekitar kita.
Eco enzyme adalah solusi, dalam mengembalikan kualitas air, sehingga akan berpengaruh pada ekosistim danau.
Selain penuangan eco enzyme juga dilanjutkan dengan kegiatan penanaman pohon buah produktif dan diskusi yang bertemakan peranan eco enzyme dalam ekosistem danau.
Eco enzyme dapat bermanfaat bagi danau dengan cara:
Mengurangi polusi, Eco enzyme dapat membantu menguraikan polutan organik di danau.
Meningkatkan kualitas air. Dengan mengurangi polutan, eco enzyme dapat membantu meningkatkan kualitas air danau.
Eco enzyme dapat membantu mengurangi nutrisi yang berlebihan di danau, sehingga mengurangi pertumbuhan alga yang berlebihan. Penggunaan eco enzyme pada danau dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas lingkungan danau.
Humas Relawan Dunia Eco Enzyme Region Jawa Timur











-
Geliat RDEE Gresik dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia ke 53

RDEE GRESIK; 8 Juni 2025
Gresik adalah sebuah Kabupaten dipropinsi Jawa Timur yang terletak di pantai utara jawa timur.
Gresik juga disebut sebagai pusat industri di Jawa Timur dikarnakan berbagai industri besar dan strategis, dari mulai industri semen, petrokimia dan juga manufaktur. Yang tentunya berimbas pada penanganan limbah hasil industri yang sangat serius.
Menyadari hal ini maka, RDEE Gresik senantiasa bergerak dengan penanganan pengelolaan sampah, agar tak menambah gas metana yang bisa merobek lapisan ozon.
Guna menambah wawasan bagi anggota dan warga , maka RDEE Gresik melakukan berbagai langkah yang diantaranya kegiatan menanam pohon serta pelatihan yang bertemakan lingkungan hidup dengan mengundang salah satu pakar organik Internasional yang juga ketua umum yayasan Budaya Hijau Indonesia dan founder Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme yaitu HM.Surya Yusuf.SE.MS ( 8 juni 2025)
Narasumber dalam penyampaiannya mengedepankan pentingnya menjaga lingkungan hidup serta alam yang di huni manusia.
Selain pelatihan tentang lingkungan hidup juga dilakukan pemantapan beberapa materi turunan dari produk RDEE . Agar manusianya juga sehat, seperti slogan dari RDEE yaitu Hidup Sehat diBumi yang Sehat.
Pelatihan dan pemantapan materi tentang produk RDEE Kesehatan di ikuti dari berbagai kalangan masyarakat gresik. Pelatihan yang dikemas dengan penyampaian materi juga langsung dilakukan praktek agar peserta pelatihan bisa langsung memahaminya
Humas Relawan Dunia Eco Enzyme Region Jawa Timur







-
Salam Eco Enzyme dari Nganjuk dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke 53

RDEE NGANJUK; 5 Juni 2025
Usia boleh muda namun pergerakan dalam memperkenalkan eco enzyme beserta turunannya di Anjuk Ladang melesat bagai anak panah yang lepas dari busurnya.
Itulah gambaran pengurus RDEE Nganjuk Jawa Timur.
Dalam usia yang relatif muda , dikarnakan baru mendapat legal formal dari pengurus Yayasan Dunia Eco Enzyme Nasional namun mampu bergerak melesat dalam mensosialisasikan eco enzyme dalam berbagai peranan dan manfaatnya.
Hal ini terbukti bahwa pengurus RDEE Nganjuk mampu mengadakan berbagai kegiatan. Dari mulai peringatan hari lingkungan hidup sedunia , seminar dan pelatihan yang dilakukan selama 4 hari dengan menghadirkan pakar organik internasional yaitu HM.Surya Yusuf SE.MS. atau yang lebih dikenal dengan sebutan Suhu Bathara. Pelatihan yang diikuti dari berbagai praktisi tanaman hortikultura dan lainnya, para peternak dan praktisi pertanian
Humas RDEE Region Jawa Timur







-
“Dari Nada Menjadi Aksi Nyata” Thema yang diusung RDEE JAWA BARAT dalam peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke-53

RDEE JABAR 11 juni 2025
“Dari nada menjadi aksi nyata” adalah thema yang diambil oleh Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Jawa barayt dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 juni.
Agenda peringatan yang tiap tahun diperingati oleh para pegiat lingkungan hidup se antero jagad.
Kegiatan yang di-innisiasi oleh RDEE JABAR ini di ikuti oleh hampir semua elemen yang ada di sekitar tempat kegiatan.
Dalam kegiatan ini RDEE JABAR menuangkan larutan eco enzyme sebanyak 530 liter yang merupakan simbol peringan hari lingkungan sedunia yang ke-53.
Chandra udjo dari Bilik Udjo selaku Ketua panitia yang sekaligus sekaligus sebagai PIC acara menyampaikan bahwa sengaja mangambil thema dari nada menjadi aksi nyata dikarnakan bahwa saung angklung udjo sangat mendukung kegiatan peringatan hari lingkungan hidup sedunia ke-53 yang di innisiasi oleh RDEE JAWA BARAT sebagai aksi nyata menjaga lingkungan serta budaya yang ada di Jawa Barat.
Dibalik aksi nyata dengan menuangkan eco enzyme pada sungai Cipamokolan , saung angklung udjo juga akan menjadi Bank eco enzyme region jawa barat.
Drs.H.Aris Rusdianto.MSi selaku Camat Cubeunying kidul yang juga hadir menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian kita bersama terhadap kelestarian lingkungan.
” kegiatan ini bukan sekedar ceremony , namun bentuk nyata kepedulian kita berama terhadap kelestarian lingkungan dan kehidupan sungai” ucapnya.
” Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari gerakan besar yang meng-inspirasi perubahan menuju alam yang lebih sehat, tanpa menghilangkan kearifan lokal sebagai bagian dari budaya yang telah ada.
Enih Halimah selaku ketua RDEE Jawa Barat menyampaikan rasa sangat senang sambil berucap syukur atas peran serta dari semua Relawan Dunia Eco Enzyme Jawa Barat yang telah mampu menyelenggarakan kegiatan besar di tahun 2025 ini, sekaligus mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang mensukseskan peringatan Hari Lingkungan Sedunia.
Khususnya kepada Saung Angklung Udjo yang berperan aktif.
” Terima kasih kepada bangda Taufik selaku Direktur PT Saung Udjo, serta semuanya yang terlibat dalam kegiatan kali ini” ungkap enih halimah. ” Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan RDEE Region Jawa Barat, mari bersama kita rawat bumi dengan aksi nyata” imbuhnya
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme


















-
Founder RDEE hadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke-53 di Mojokerto

RDEE MOJOKERTO 5 juni 2025
H.M. Surya Yusuf.SE.MS selaku Founder Relawan Dunia Eco Enzyme hadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke-53.
Acara yang melibatkan berbagai elemen ini menuangkan larutan Eco Enzyme pada sungai avour di Desa Jasem Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.
Nampak hadir dalam kegiatan tersebut dari Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan hidup serta Dinas Kehutanan jawa timur, camat beserta jajaran Muspika Ngoro, Kepala Desa Jasem serta melibatkan kader lingkungan sekolah adiwiyata dari SDN Jasem .
Dalam sambutannya, HM.Surya Yusuf.SE.MS menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua elemen yang mensukseskan acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke-53 tahun 2025.
” Ini adalah aksi kecil yang berdampak besar pada alam dan lingkungan, eco enzyme yang yang dituang sebanyak 1 ton lebih pada sungai tentunya akan memoerbaiki kuwalitas air sungai, sehingga akan kembali hidup , biota yang ada pada sungai ini” ucap Surya Yusuf yang lebih dikenal dengan sebutan SUHU BATHARA.
” Terima kasih kepada Relawan Dunia Eco Enzyme semuanya yang telah aktif dalam aksi nyata menjaga dan merawat lingkungan kita” imbuhnya
Dalam kesempatan yang sama HM. Surya Yusuf Bathara juga menyerahkan Planterbag kepada SDN Jasem yang diterima langsung oleh Masruchi Adhiningtyas.SPd.MPd selaku Kepala Sekolah.
Kepala Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur juga menyerahkan puluhan Pohon buah produktif kepada SDN Jasem guna turut mendukung SDN Jasem menuju sekolah Adiwiyata Mandiri
Humas RDEE Mojokerto












-
Relawan RDEE mengajak Moria GBKP membuat Eco Enzyme sebanyak 5 Wadah

RDEE Karo, 01 Juni 2025
Tanah Karo dikenal sebagai salah satu sentra pertanian terbesar di Sumatera Utara, terutama dalam hortikultura seperti sayur-mayur dan buah-buahan. Kesuburan tanahnya berasal dari dataran tinggi vulkanik di sekitar Gunung Sinabung dan Gunung Sibayak, menjadikannya ideal untuk pertanian.
Beberapa aspek penting pertanian di Tanah Karo:
- Komoditas utama: Kentang, kubis, wortel, tomat, cabai merah, dan bawang daun.
- Pasar luas: Hasil pertanian tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga dikirim ke berbagai provinsi dan bahkan diekspor ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura.
- Budaya pertanian: Pertanian di Tanah Karo erat kaitannya dengan budaya setempat, termasuk sistem kerja sama antar petani yang disebut Aron, serta perayaan panen seperti Guro-guro Aron.
Tanah Karo tidak hanya menjadi lumbung pangan bagi Sumatera Utara tetapi juga memiliki nilai budaya dan ekonomi yang kuat dalam sektor pertanian.
Relawan RDEE Tanah Karo sangat giat melakukan sosialisasi Eco Enzyme beserta turunannya khusus untuk Bidang Pertanian.
Namun kali ini, Relawan RDEE Bangda Edward Sembiring yang terpanggil sebagai Pelayan / Pendeta di Gereja Batak Karo Protestan memperkenalkan dan mengajak Ibu – Ibu Moria GBKP membuat Eco Enzyme. Pembuatan Eco Enzyme ini dilaksanakan di GBKP Runggun Jln. Nias Pematang Siantar dalam kegiatan PA Gabungan. Tampak dalam kegiatan tersebut, Ibu Ibu Moria begitu antusias, semangat praktek membuat Eco Enzyme dan menanti 3 bulan kedepan merasakan manfaat lebih banyak lagi.
Pendeta Edward Sembiring menyampaikan, Pembuatan Eco Enzyme sesuai dengan SOP RDEE ini bertujuan dan mengajak Ibu Ibu Moria GBKP ikut aktif mengambil bagian dalam mengurangi sampah organik yang menyebabkan pemanasan global dan juga ini merupakan pelayanan kontekstual dalam Masyarakat Gereja, ungkapnya.
Tidak hanya mengenalkan Eco Enzyme dan cara membuat, tetapi juga manfaatnya dalam Kesehatan Keluarga, Lingkungan dan juga dalam Bidang Pertanian dan Peternakan.
Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme





