-
Semprot sampah, aksi nyata RDEE Nganjuk dalam peringati ke-1088 Kabupaten Nganjuk

RDEE NGANJUK
12 April 2025Dalam rangka Peringati ke-1088 Kabupaten Nganjuk, aksi Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Nganjuk patut diapresiasi. Kegiatan yang innisiasi oleh RDEE Nganjuk dengan melakukan bakti sosial (sabtu,12 april 2025)
Bakti sosial yang dilakukan dengan penyemprotan larutan eco enzyme ke tempat sampah pasar.Aksi yang didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk ini juga melibatkan berbagai elemen komunitas pecinta lingkungan, diantaranya paguyupan kawula keraton Surakarta ( PAKASA) , Komunitas pecinta sejarah dan ekologi Nganjuk ( kota sejuk), Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) serta Paguyupan Alumni Universitas Jember (KAUJE).
Aksi Penyemprotan larutan eco enzyme difokuskan pada tumpukan sampah yang berada Pasar wage baru nganjuk, Tempat Pembuangan Sampah Terpadu ( TPST) Kartoharjo, TPS cokroaminoto dan TPS Mastrib.
Budi Santoso selaku koordinator aksi RDEE Nganjuk menyampaikan bahwa aksi ini adalah sebagai wujud kecintaan pada kota/Kabupaten Nganjuk khususnya pada kelestarian lingkungan.
” Aksi kami hari ini adalah wujud nyata kecintaan kami pada kota Nganjuk dan sekaligus kami mensosialisakan larutan yang sarat manfaat kepada masyarakat Nganjuk dan adapun larutan tersebut adalah eco enzyme yang keilmuannya kami dapat dari RDEE” tandas Budi Santoso.
” Kami silahkan kepada masyarakat Nganjuk yang pingin bergabung kepada kami ( RDEE), dan akan kami ajari sampai sampai mahir cara membuat dan mengAplikasikan eco enzyme” imbuh Budi santoso
Selain aksi penyemprotan pada beberapa tempat sampah, juga melakukan tuang eco enzyme di sungai yang berdekatan dengan pasar.
Sambutan hangat dari para pedagang yang berada dipasar setelah mengetahui dampak dari penyemprotan larutan eco enzyme pada tumpukan sampah.
” tumpukan sampah ini tiap hari selalu menghasilkan bau yang kurang sedap, namun hari setelah dilakukan penyemprotan baunya jadi hilang” ujar salah satu pedagang yang tak bersedia disebutkan namanya.
” saya minta sering sering dilakukan aksi seperti ini, agar bau sampah tidak mengganggu kegiatan di pasar ” harapnya.Selanjutnya menurut koordinator aksi, menandaskan bahwa kegiatan aksi ini akan berlanjut dan bukan hanya pada titik yang sama namun akan dikembangkan pada daerah lain.
Humas RDEE Region Jawa Timur










-
Rapatkan barisan,Emak Emak Region Jawa Barat siap sukseskan Jamnas ke-3 YRDEE

RDEE JAWA BARAT
Jum’at 11 April 2025Jambore merupakan pertemuan besar yang diadakan oleh organisasi atau komunitas yang bertujuan mempertemukan anggota anggotanya dari berbagai daerah guna berbagi pengalaman, belajar dalam nuansa kegembiraan. Membangun kepercayaan diri dan pengembangan diri, persahabatan, persaudaraan serta kerja sama dikalangan anggota.
Pengurus Region Jawa barat menyatakan kesiapannya setelah ditunjuk menjadi tuan rumah dalam gelaran tahunan yang diadakan oleh Yayasan Dunia Eco Enzyme. Kesiapan ini dinyatakan dalam pertemuan besar Region Jawa Barat yang dilaksanakan hari ini ( jum’at, 11 April 2025).
Pertemuan yang dikemas dalam Halal Bihalal RDEE Region Jawa Barat ini dihadiri oleh seluruh anggota Region Dan Kabupaten/Kota Jawa Barat.
Kegiatan diselenggarakan di saung angklung Udjo, yang merupakan milik (owner) salah satu member RDEE Jawa barat, yang berada di jalan Padasuka cibeunying kidul Bandung.
Selain acara halal bihalal, juga dilakukan rapat Panitia Jambore Nasional Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme tahun 2025. Yang membahas kesiapan Panitia dalam gelaran event besar tersebut.Enih Halimah selaku ketua RDEE Jawa Barat menyampaikan bahwa RDEE Jawa barat menyambut dengan rasa sukacita serta siap menjadi tuan rumah yang baik dalam gelaran Jambore Nasional Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme ke-3 tahun 2025.
” RDEE Jawa Barat siap mensukseskan Jambore Nasional YRDEE tahun 2025 walaupun pengurus Region dan Kabupaten/kota yang ada di jawa barat ini di dominasi kaum emak emak ( bunda bunda)” ucap Enih Halimah atau yang lebih familiyer dengan sebutan Ambu Enih.
” Region Jawa Barat akan membuat suatu kenangan terindah dalan Jamnas’25 dengan menyiapkan beberapa konsep kegiatan yang lebih menarik dan atraktif” imbunya.
Acara yang dilaksanakan dari pagi sampai sore ini, dilakukan praktek membuat eco enzyme yang sudah menjadi kebiasaan serta keharusan bagi setiap member RDEE dan juga mempraktekkan salah satu formula RDEE yaitu praktek membuat jamu RDEE PRIMA yang dibimbing langsung oleh Ambu Enih Halimah selaku senior dan juga menjabat sebagai anggota dewan pembina YRDEE
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme








-
RDEE Medan – Deli Serdang adakan Halal Bi Halal, sekaligus Bahas Program Kerja

RDEE MEDAN- DELISERDANG
Minggu, 06 April 2025Membangun hubungan yang lebih harmonis, meningkatkan rasa kebersamaan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya saling memaafkan, maka para pengurus Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Medan – Deli Serdang melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pengurus serta anggota RDEE MEDAN- DELI SERDANG ini dilaksanakan di jalan Sunggal nomor 173/139A Medan Sunggal. ( Sabtu 05/04/2025).
Yenny Susanty Siregar selaku Ketua RDEE Medan – Dili Serdang mengatakan bahwa kegiatan Halal Bi Halal ini dilaksanakan agar para pengurus RDEE Medan – Deli serdang berkumpul untuk saling meminta maaf dan mempererat tali silaturahmi, khususnya selama Idul Fitri.
Menurut Yenny, bahwa makna halal bihalal mencerminkan upaya rekonsiliasi dan memaafkan kesalahan masa lalu, sekaligus memperkuat ikatan dengan para pengurus RDEE.” Halal bihalal tidak hanya menjadi wujud dari silaturahmi tetapi juga sebagai sarana untuk bersyukur kepada Allah SWT setelah sebulan penuh berpuasa ” ungkap Yenny Siregar.
” Pengurus RDEE Medan – Deli serdang membahas program kerja, mulai dari Pelatihan Eco Enzyme, event Lingkungan Hidup hingga pengaktifan UMKM.
Ya tentunya, pihak RDEE bekerjasama dengan Pemkot Medan dan Pemkab Deliserdang serta komunitas lingkungan lain seperti YBHI, Perwaku, HPSN, Koperasi Primer, dan lain-lain ” lanjut YennyHadir dalam kegiatan tersebut Penasehat RDEE Medan – Deli serdang Ir. Rena Arifah Simbolon, M.Si, menyampaikan bahwa momen Halal Bi Halal RDEE Medan – Deli Serdang juga mengagendakan untuk ikut menyukseskan Hari Bumi di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 April mendatang dengan agenda penanaman 4000 batang pohon aren dan penuangan Eco Enzyme ke Sungai Belutu, Kabupaten Serdang Bedagai.
” Sebagai bentuk kegiatan partisipasi, Kita harus turut serta dalam mensukseskan peringatan hari Bumi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Serdang Bedagai pada tanggal 27 April 2025 mendatang” ungkap Rena.
” Dalam mengisi kegiatan hari Bumi nanti akan dilakukan penanaman sekitar 4000 ribu pohon aren dan penuangan eco enzyme ke sungai Belutu Kabupaten Serdang Bedagai ” lanjut Rena yang juga selaku foundher Rumah Briket.Nampak Hadir pada kegiatan tersebut para pengurus lainnya, Seperti Sekretaris RDEE Medan – Deli Serdang Bunda Vita Wahyuni, Bendahara bunda Eva Marzuki, Foundher Rumah Briket Ir. Rena Arifah Simbolon, MSi, Nanang Suhendra, Husni Halim, Hian lie, John Depari, Sofyan, Fadly Siregar, Atika, Iriani Djali, Eka Manullang, Anina dan Nabilla.
RDEE Medan Deli Serdang


-
Silaturahmi RDEE KALTIM diisi dengan Panen dan Buat Classic Enzyme serta Eco Enzyme

RDEE Kaltim, 05 April 2025
Manfaatkan momen Lebaran, RDEE Kalimantan Timur adakan acara silaturahmi anggota dengan acara halal bihalal serta panen bersama beberapa produk RDEE yang telah dibuat sebelumnya.
Silaturahmi merujuk pada hubungan yang erat dan harmonis antara sesama manusia, terutama antara keluarga ,teman dan masyarakat.
Hal inilah yang mendasari RDEE Kalimantan Timur untuk senantiasa menjalin hubungan kekeluargaan diantara relawan.
Dengan memanfaatkan waktu lebaran sebagai sarana menjalin hubungan erat antar Relawan yang berada dibawah naungan Region Kalimantan Timur.Kegiatan dikemas Halal Bihalal yang merujuk pada tradisi saling memaafkan dan memperbaiki hubungan antara manusia terutama setelah Hari Raya Idul Fitri.
Momen sakral ini digunakan saling memaafkan serta saling mengisi dalam kegiatan, terutama yang tergabung dalam Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE).
Dikarenakan dalam momen tersebut RDEE Kaltim juga Panen Classic Enzyme yang dibuatnya setahun yang lalu secara bersama sama.
Tak ayal lagi, puluhan anggota Relawan Dunia Eco Enzyme Kalimantan Timur nampak dalam kegembiraan dikarenakan akan punya stok Classic Enzyme lebih banyak lagi.Menurut PJ Ketua Region Kalimantan Timur Relawan Dunia Eco Enzyme yang juga sebagai Ketua Kota Balikpapan Bunda Ruth Nesya Purba bahwa kegiatan membuat semua produk RDEE biasa dilakukan bersama sama, hal ini dilakukan untuk menjaga SOP yang diterapkan dalam RDEE. Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme Bangda Danial Kaban.
“Ini adalah kegiatan yang keenam kalinya, dan dalam kesempatan ini RDEE Region Kaltim panen Classic Enzyme sebanyak 90 Liter serta membuat Classic Enzyme sebanyak 160 liter. Panen Eco Enzyme Vegetatif kemudian dilanjut membuat Soft Eco Enzyme” ungkap Ruth Nesya selaku PJ Ketua Region Kaltim.
“Dalam setiap kesempatan yang baik, mari kita selalu berbuat yang baik untuk diri kita, keluarga kita, dan masyarakat dengan membuat Eco Enzyme dan produk turunan RDEE” lanjut Ruth Nesya Purba.
Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme












-
Giat RDEE Gresik Bagi Bagi Takjil dengan Konsep Zero Waste

RDEE Gresik; 23 Maret 2025
Bagi bagi takjil disalah satu kampung dampingan RDEE kab Gresik yang dilaksanakan di jalan raya depan pendopo kampung Siba zero waste, bersama -sama dengan komunitas lingkungan lainya diantaranya Ecoton, GKMS ,Pattiro .Kartar Siba . kelompok PKK RT Siba
Mami yang di bagikan kepada msyarakat tidak dibungkus plastik tetapi daun pisang dan minuman dengan gelas ulang yng bisa dipakai kembali ,
Harapan dari kegiatan ini sekaligus kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakaizerowaste
relawanduniaecoenzyme
relawanduniaecoenzymegresik
rdeekab.gresik
kampungzerowaste
kampungsibaklasik
ecoton
pattiro
gresikkawasanmerdekasampah
-
Sarasehan dan buka bersama antara RDEE Jawa Tengah dan Komunitas Suruh Nusantara Wilayah Jawa Tengah

RDEE Jawa Tengah
Minggu, 23 Maret 2025Sarasehan adalah pertemuan atau diskusi informal yang diadakan untuk membahas suatu topik atau masalah. Istilah ini sering digunakan dalam konteks budaya Jawa dan Sunda di Indonesia.
Dalam sarasehan, para peserta biasanya duduk bersama dan berdiskusi dengan santai, tanpa ada struktur atau agenda yang ketat. Tujuan sarasehan adalah untuk membangun komunikasi, memecahkan masalah, dan mencapai kesepakatan atau kesepahaman bersama.
RDEE Jawa Tengah melakukan sarasehan dan buka bersama bersama salah satu komunitas Suru Nusantara dengan mengenalkan eco enzyme beserta turunannya.
Kegiatan yang mengambil thema ” melalui diskusi mendalam, praktik olah nafas, meditasi, dan sesi interaktif, mari kita menyelami nilai nilai Nusantara dan kehidupan” ini dilaksanakan Telaga yoga shala Makabana ( lower Ground) yang terletak dijalan Diponegoro Semarang Jawa Tengah.Dalam sarasehan, Suharto selaku Sekretaris RDEE region Jawa Tengah mensosialisasikan manfaat dan kaidah eco enzyme beserta turunannya.
Nampak antusias semua peserta dalam mendengarkan dari semua presentasi yang dilakukan oleh Sekretaris Region Jawa tengah. Dari wadah fermentasi, bahan organik dan air serta penyimpanan saat fementasi berlangsung.“Kesadaran dari semua anggota Suruh Nusantara Jawa Tengah untuk peduli dengan lingkungan dan kembali ke alam untuk keseimbangan hidup.
Menyelaraskan kesehatan jasmani dan rohani melalui kolaborasi senam.pernafasan, yoga, meditasi dan konsumsi produk herbal RDEE” ungkap suhartoYayasan Relawan Dunia Eco Enzyme





-
Ciptakan sekolah hijau, SDN Sumbergirang 1 Puri Mojokerto gandeng RDEE MOJOKERTO

RDEE MOJOKERTO
20 Maret 2025Greenscholl adalah sebuah program atau inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan melindungi lingkungan hidup.
Nama “Greenscholl” sendiri merupakan singkatan dari “Green School” atau “Sekolah Hijau”, yang berarti sebuah program yang berfokus pada pendidikan dan kesadaran lingkungan.Dengan tujuan Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan hidup, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menjaga dan melindungi lingkungan hidup.
Adapun guna meningkatkan pengetahuan dari kader innovasi yang ada pada lembaga SDN Sumbegirang 1 menggandeng Relawan Dunia Eco Enzyme
Mojokerto.
Hal ini tertuang nota kesepahaman yang diteken oleh Ririn Faridah SPd selaku Kepala SDN Sumbergirang 1 dan Bangda Ghufron SPd selaku ketua RDEE Mojokerto.Yang selanjutnya Ririn Farida SPd mengharapkan masukan innovasi dari RDEE Mojokerto dalam mempersiapkan lembaga dalam lomba greenscholl.
Mengingat banyak perihal yang harus dilengkapi oleh lembaga.
” Dalam mempersiapkan sekokah hijau ini kami sangat membutuhkan banyak masukan innovasi dari luar khususnya lembaga yang selama bergerak dalam lingkungan hidup, dan kami bersyukur bisa menggandeng RDEE MOJOKERTO yang selama ini sudah diakui bisa menjadi inspirator dan innovator dalam membantu lembaga sekolah, dari sekolah adhiwiyata dan green scholl yang ada di Mojokerto” ungkap Ririn.“Selanjutnya kami mohon bimbingannya dari semua tim RDEE Mojokerto, agar lembaga kami bisa setara dengan lembaga lainnya” imbuhnya
Banyak hal yang perlu dilakukan dalam menciptakan sekolah hijau yang diantaranya
- Pendidikan lingkungan hidup.
- Penanaman pohon dan tanaman hijau.
- Pengelolaan sampah dan limbah.
- Konservasi air dan energi.
- Pembuatan taman dan ruang hijau.
Adapun Manfaat Greenscholl adalah
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.
- Meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
- Meningkatkan kesehatan masyarakat.
- Meningkatkan keindahan dan keasrian lingkungan.
- Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan hidup.
Humas RDEE Jawa Timur




-
Satukan tekad, RDEE NGANJUK siap gelar pelatihan Eco Enzyme beserta turunannya sesuai SOP RDEE

Nganjuk, 17 maret 2025
Pelatihan pupuk organik adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat dan menggunakan pupuk organik.
Yang bertujuan untuk
Meningkatkan pengetahuan petani tentang pupuk organik,
Meningkatkan keterampilan petani dalam membuat pupuk organik, Meningkatkan penggunaan pupuk organik di lapangan,
serta yang tak kalah pentingnya adalah meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya menggunakan pupuk organik.Hal ini yang mendasari Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Kabupaten Kota Nganjuk Region Jawa Timur untuk mengadakan Pelatihan Pembuatan pupuk dan pestisida organik, agar masyarakat petani beralih pada pupuk organik. Yang tentunya bisa menekan biaya operasional.
Sehingga RDEE NGANJUK siap dan madep mantep menyelenggarakan pelatihan pembuatan pupuk organik.Pelatihan yang akan diadakan kisaran bulan juni tahun 2025 dengan menghadirkan pakar internasional lingkungan hidup dan yang juga sebagai ketua umum yayasan budaya hijau Indonesia serta menjadi founder dari Relawan dunia Eco Enzyme.
Budi Santoso selaku ketua RDEE Nganjuk menyatakan kesiapannya dalam menyelenggaran pelatihan pembuatan pupuk organik di wilayah kerjanya.
” Hari ini akan kita bentuk panitia, agar bisa membahas lebih jauh tentang konsep konsep dasar sebagai latar belakang pada pelatihan, agar pelatihan bisa berjalan sebagaimana harapan kita bersama” ungkapnya“Dalam mempersiapkan pelatihan tentunya akan sangat banyak menghadapi rintangan dan itu merupakan motivasi bagi kita agar lebih bersemangat dalam mensukseskan kegiatan pelatihan” lanjutnya.
Beberapa konsep dasar telah dipaparkan oleh semua anggota dalam pertemuan yang dilaksanakan dirumah salah satu anggota RDEE NGANJUK yang diantaranya
Materi Pelatihan- Pengenalan pupuk organik dan manfaatnya.
- Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat pupuk organik.
- Cara membuat pupuk organik (kompos, pupuk kandang, dll.).
- Cara menggunakan pupuk organik di lapangan.
- Pengelolaan tanah dan air dalam pertanian organik.
Metode Pelatihan
- Ceramah dan diskusi.
- Demonstrasi dan praktek membuat pupuk organik.
- Studi lapangan ke petani yang sudah menggunakan pupuk organik.
- Diskusi dan tanya jawab.
Sasaran Pelatihan
- Petani yang ingin beralih ke pertanian organik.
- Petani yang sudah menggunakan pupuk organik tapi ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
- Petugas lapangan yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat dan menggunakan pupuk organik.
Manfaat Pelatihan
- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat dan menggunakan pupuk organik.
- Meningkatkan penggunaan pupuk organik di lapangan.
- Meningkatkan kesadaran petani tentang pentingnya menggunakan pupuk organik.
- Meningkatkan produksi pertanian yang sehat dan berkelanjutan.



-
Arti Relawan dalam RDEE (Relawan Dunia Eco Enzyme)

RDEE Kalimantan Timur
Secara umum, arti relawan adalah seseorang yang secara sukarela menyanggupi atau menyatakan kesediaan untuk melakukan suatu layanan secara cuma-cuma. Kerelawanan mendorong misi organisasi kemanusiann untuk lebih berkembang. Ada banyak alasan untuk menjadi relawan di organisasi kemanusiaan seperti, memajukan profesi, memperoleh keterampilan kepemimpinan, mengembangkan kontak profesional, dan memberikan pengaruh positif pada dunia.
Seperti Relawan Dunia Eco Enzyme yang satu ini , datang jauh dari Kalimantan Timur menuju kota Jakarta.
Bunda Ruth “Nesya” Purba (RDEE KALTIM)
Bermaksud liburan bersama anak dan keluarga. Namun kesempatan yang tak boleh disia siakan disaat bertemu dengan teman lainnya di kota Jakarta dan sekitarnya
Relawan militan langsung mensosialisasikan manfaat serta kaidah eco enzyme kepada temannya. Dan Tak ayal lagi, dalam waktu yang sama memandu langsung praktek pembuatan eco enzyme 1 drum. Anak-anak muda yang sudah mendapatkan pemahaman dan pendampingan pembuatan Eco Enzyme akan membuat Eco Enzyme 3 sampai 4 drum lagi.Bunda Ruth merupakan istri dari Ketua Umum Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme yang juga menjabat sebagai Ketua Relawan Region Kalimantan Timur ini selalu ingin berbuat baik bersama RDEE dimanapun kaki berpijak.
Seperti pepatah ” dimana bumi dipijak disana pula langit di junjung” ungkapan inilah yang mendasari bahwa dalam mensosialisasikan eco enzyme tidak selalu harus diwilayah kerjanya. Dimanapun dan kapanpun ada kesempatan maka sosialisasi eco enzyme dan RDEE harus selalu dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan kaidah serta manfaat eco enzyme.Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme


-
Region Jatim adakan workshop pembuatan Eco Enzyme dan pupuk organik

RDEE Region Jatim, 04 Maret 2025
Langkah pengurus relawan dunia eco enzyme region Jawa Timur patut diapresiasi.
Untuk mengenalkan eco enzyme dengan segala manfaatnya di wilayah kerjanya. Seperti hal hari ini (minggu,23 februari 2025) mengadakan workshop pembuatan eco enzyme dan pembuatan pupuk organik yang dilaksanakan di cafe kelud jombang.Hadir sebagai narasumber pembuatan pupuk organik HM. Surya Yusuf. SE.MS atau lebih dikenal dengan sebutan suhu Bathara.
Seorang pakar internasional lingkungan hidup yang merupakan anggota United Nation Volunters.
HM.Surya Yusuf.SE.MS juga merupakan foundher Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme.Hadir dalam workshop kepala dinas lingkungan hidup, kepala dinas kesehatan , kepala cabang dinas kehutanan unit wilayah kerja Jombang.
Kepala dinas lingkungan hidup jombang dalam sambutannya mengatakan akan pentingnya menjaga lingkungan yang khususnya dalam penanganan sampah. Baik yang organik maupun sampah lainnya agar lingkungan bisa lebih bersih dan sehat tanpa adanya bakteri atau virus berkembang. Dalam sambutannya juga Tak lupa menyampaikan terima kasih kepada para penyelenggara workshop atas peran aktifnya dalam menjaga lingkungan agar selalu bersih dan sehat.Puluhan peserta work shop jombang sangat antusias dalam menerima materi yang disampaikan oleh narasumber dari awal pemaparan materi sampai dengan praktek langsung pembuatan eco enzyme.
Humas RDEE Region Jawa Timur








