-
Sosialisasi Eco Enzyme dan Pengendalian penyakit Layu pada tanaman Nilam

RDEE Padang Sumbar; 03 Januari 2025
Pada awal tahun 2025, Relawan Dunia Eco Enzyme berkolaborasi dengan Growth Community mengadakan kegiatan Jejak Pengabdi.
Kegiatan Jejak Pengabdi tersebut dilaksanakan di Jorong Sitabu Nagari Bahoras Kec. Gunung Tuleh Kab.Pasaman Barat Sumbar.Ketua RDEE Kota Padang, Bunda Primadona Betta menyampaikan bahwa “Giat Jejak Pengabdi tersebut diisi dengan Sosialisasi Eco Enzyme dan Pengendalian penyakit Layu pada tanaman Nilam. Hal ini bertujuan untuk mengenalkan Eco Enzyme kepada masyarakat beserta manfaatnya”.
Tahun 2025 ini RDEE Kota Padang berharap bisa lebih banyak lagi melakukan kegiatan di tengah tengah masyarakat untuk memperkenalkan Eco Enzyme beserta turunannya dan juga manfaat di lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme




-
Pemanfaatan Minyak Jelantah dan Eco Enzyme Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Lilin Aromaterapi

RDEE MOJOKERTO
31 DESEMBER 2024RDEE MOJOKERTO sukses melakukan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah dan eco enzyme di Desa Tambakrejo, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Minyak jelantah, yang merupakan sisa dari proses qmemasak, sering kali menjadi limbah yang sulit diolah dan berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Pemanfaatan minyak jelantah untuk lilin aroma terapi menawarkan solusi berkelanjutan dengan mengurangi dampak lingkungan dari limbah tersebut. Selain itu, proses konversi minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan produk bernilai tambah yang dapat digunakan untuk keperluan relaksasi dan meningkatkan kualitas udara dengan aroma yang menyegarkan. Program ini mendukung prinsip ekonomi sirkular dengan mengolah kembali bahan yang tampaknya tidak berguna menjadi produk yang berguna.
Manfaat dan keuntungan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah :
Penggunaan limbah : Pembuatan lilin dari minyak jelantah merupakan cara yang kreatif untuk mengurangi limbah rumah tangga dan membantu menjaga kebersihan lingkungan.
Ekonomi : Lilin ini dapat dibuat dengan biaya yang sangat rendah, karena bahan-bahan utama adalah limbah dan bahan bekas.
Ramah lingkungan : Dengan menggunakan minyak jelantah, Anda berkontribusi dalam mengurangi polusi udara dan tanah akibat pembuangan minyak bekas.
Aromaterapi : Lilin ini tetap memberikan manfaat aromaterapi dengan penggunaan minyak esensial yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, seperti lavender untuk relaksasi atau peppermint untuk penyegaran.
Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ini dilaksanakan tanggal 31 Desember 2024 mulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh ibu-ibu PKK Desa Tambakrejo.
Kegiatan ini berlangsung dengan sangat menyenangkan, ibu-ibu PKK terlihat sangat tertarik untuk mempraktikannya kembali di rumah, beberapa dari mereka melontarkan beberapa pertanyaan mengenai pembuatan lilin aromaterapi tersebut.
Pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah sangat sederhana, dengan memanfatkan bahan yang ada disekitar lingkungan kita.
Harapannya ibu-ibu PKK dapat mempraktikannya di rumah dan membagikan ilmu yang diperoleh kepada orang-orang terdekat sebagai upaya meminimalisir limbah minyak jelantah dan diolah menjadi produk bernilai lebih berupa lilin aromaterapi yang digunakan untuk keperluan relaksasi dan meningkatkan kualitas udara dengan aroma yang menyegarkan.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme




-
RDEE Prolum Menanam 500 Pohon Buah Alpukat di Gunung Wonoayu Lumajang

RDEE Probolinggo Lumajang, 29 Desember 2024
Dengan Program “Konservasi Jausan” RDEE Probolinggo Lumajang (Prolum) bersama dengan KP-SPAMS Sumber Alam, Perum Perhutani, LMDH Wonoayu Lestari bekerjasama dengan JAUSAN (Jaringan Solidaritas Kemanusiaan) melaksanakan giat menanam 500 Pohon Bibit Alpukat.
Penanaman Pohon Bibit dilaksanakan di Gunung Wonoayu Lumajang, Jawa Timur, pada tanggal 29 Desember 2024.
Relawan RDEE Prolum, Bangda Saiful Arifil mengungkapkan bahwa, “Penanaman pohon alpukat di Gunung Wonoayu selain untuk fungsi konservasi juga akan memberikan hasil bila pohon tersebut sudah berproduksi. selain itu, pohon akan diberikan pupuk dasar yaitu Kohe Kambing yang di fermentasi menggunakan Eco Enzyme”, imbuhnya
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme




-
BANGUN PETANI ORGANIK, POKTAN DESA SALEN GANDENG RDEE MOJOKERTO

RDEE MOJOKERTO
25 desember 2025Pemerintah desa Salen kecamatan Bangsal kabupaten Mojokerto terus mengembangkan potensi yang ada di desanya dalam segala hal.
Termasuk dalam meningkatkan sumber daya manusianya agar bisa mengikuti perkembangan jaman.
Seperti halnya hari ini (25/12/2024) pemerintah desa Salen menyelenggarakan pelatihan pembuatan eco enzyme , yang kedepannya sebagai katalisator dalam proses pembuatan aneka pupuk hayati organik.Yanto selaku Kepala desa Salen bersama anggota poktan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dan praktek pembuatan eco enzyme, yang merupakan cairan multiguna hasil fermentasi.
” kedepan para petani Desa Salen akan semakin berkembang serta semakin dewasa dalam mengApkikasikan penggunaan pupuk organik, serta semakin dewasa dalam menganalisa dampak dari penggunaan pupuk kimia” ungkapnya
Sementara itu dalam penyampaiannya , H.M Ghufron.SPd selaku ketua RDEE MOJOKERTO mengharap pelatihan ini tidak dilaksanakan hanya sekali namun berkesinambungan agar semua materi bisa dipahami oleh semua anggota poktan.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme



-
Eco Enzyme dan Manfaatnya : SD & SMP Sekolah Cibubur Indonesia

RDEE Jabodetabek, 17 Desember 2024

Pada tanggal 06 Januari 2024 yang lalu, RDEE Jabodetabek diundang untuk memberikan sosialisasi tentang Eco Enzyme beserta manfaatnya kepada Guru dan Staff Sekolah Cibubur Indonesia.
Kali ini, kembali RDEE Jabodetabek diundang kesediaannya sebagai Narasumber Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) kepada seluruh murid SD dan SMP Sekolah Cibubur Indonesia.
Ketua Relawan Dunia Eco Enzyme Region Jabodetabek yang juga sebagai Bendahara Umum Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme Bunda Diana Apriani H, menyampaikan “bahwa Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah, akan sangat baik bila diisi dengan materi Eco Enzyme, Manfaat dan juga turunan dari Eco Enzyme”, imbuhnya
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pembina Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme Bangda Heriyanto menyampaikan, “Sekolah telah memfasilitasi penyampaian dan pengenalan Eco Enzyme kepada murid murid atau anak anak usia dini. hal ini akan berdampak sangat baik bagi pertumbuhan anak anak terhadap lingkungan dan kesehatan”.
RDEE Jabodetabek berkomitmen, akan tetap melakukan pendampingan sampai Eco Enzyme menjadi budaya dan gaya hidup.
“Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme”
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme







-
Percantik jalan menuju wisata Petirtaan Jolotundo, RDEE MOJOKERTO lakukan tanam ratusan bibit pohon bunga Tabebuia

RDEE MOJOKERTO
15 DESEMBER 2024Wisata petirtaan Jolotundo adalah destinasi wisata yang cukup dikenal warga, petirtaan yang termasuk dalam situs cagar budaya ini sangatlah ramai pengunjung di setiap harinya.
Akan lebih ramai lagi disaat hari hari tertentu yang berhubungan dengan jegiatan budaya atau keagamaan , khusunya warga yang memeluk agama hindu.Desa Kesemen adalah merupakan salah satu pintu masuk menuju wisata Petirtaan Jolotundo, kisaran 2km adalah jalan protokol menuju wisata petirtaan jolotundo.
Hal inilah yang menjadikan aset bagi masyarakat desa Kesemen untuk mempercantik jalan yang dikemudian hari tentunya bisa dikembangkan menjadi wisata desa Kesemen.
” ini adalah aset yang harus dikembangkan oleh pemerintah desa kesemen , kita manfaatkan jalur protokol ini menjadi aset pengembangan wisata desa ” ungkap machsun.SHSisi kanan dan kiri Jalan protokol ditanami pohon tabebuia guna mempercantik jalan protokol tersebut, sehingga desa kesemen akan lebih dikenal oleh warga yang melintas di jalan protokol
” terima kasih RDEE MOJOKERTO atas segala jerih payahnya, mulai menyediaan bibit pohon Tabebuia dan bibit lainnya, semoga kedepannya tetap bisa bersinergi dengan pemerintah desa Kesemen” imbuhnya.
RDEE Mojokerto





-
RDEE LAMPUNG AJARKAN ECO ENZYME KEPADA MURID SMK DAN SMP RAUDHATUL FALAH

RDEE LAMPUNG, 13 DESEMBER 2024
Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Lampung mulai terjun ke masyarakat untuk menyebarluaskan Eco Enzyme di Lampung.
Hari ini, Relawan Lampung yang di motori oleh Bangda Rebiyanto (Robby Rabu) dan Bunda Nur Komariah memberikan sosialisasi dan praktek pembuatan Eco Enzyme di SMK dan SMP Raudhatul Falah Lampung.
Eco Enzyme yang dibuat secara berkelompok dan menghasilkan sebanyak 10 wadah sesuai dengan SOP EE RDEE.
Semoga dengan pelatihan ini, anak anak sekolah semakin memahami Eco Enzyme dan apa saja dampak baiknya untuk lingkungan
Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme





-
RDEE MOJOKERTO BAGIKAN BIBIT POHON BUAH PADA KELOMPOK “TANI KESEMEN”

RDEE MOJOKERTO, 13 DESEMBER 2024
Warga Desa Kesemen Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto mengungkapkan kegembiraannya karena mampu memperoleh bibit pohon kayu dan buah buahan secara gratis.
Bibit yang didapat merupakan sumbangsih dari Relawan Dunia Eco Enzyme Mojokerto.
Machsun.SH selaku kepala desa Kesemen mengungkapkaan rasa gembiranya atas bantuan bibit pohon kayu dan buah yang diberikan pada kelompok tani yang ada di desa kesemen.
” atas nama warga Desa Kesemen mengucapkan terima kasih kepada RDEE MOJOKERTO atas segala bantuan bibit ini” ungkap Machsun.SH
” kedepannya kami dari pemerintahan Desa Kesemen tetap akan meminta kepada RDEE MOJOKERTO guna terus memberi motivasi dan materi tata cara treatment tanaman agar pohon yang ditanam bisa berbuah dan berhasil guna melalui pelatihan ” imbuhnya
Bibit pohon kayu dan buah yang langsung dibagikan kepada warga desa , dan akan langsung ditanam di pekarangan atau dengan system Tabulampot. Sementara itu Winarjo selaku ketua kelompok tani kesemen juga mengungkapkan rasa terima kasihnya pada RDEE MOJOKERTO ,semoga kedepannya bisa tetap bersinergi dengan kelompok tani kesemen.




-
Sharing : Eco Enzyme Solusi Mengurangi Penumpukan Sisa Konsumsi Rumah Tangga dan Manfaatnya

RDEE Jawa Tengah, 10 Desember 2024

Kembali Relawan Dunia Eco Enzyme Region Jawa Tengah diundang oleh masyarakat untuk sharing akan Eco Enzyme dan manfaatnya.
Kali ini RDEE Region Jawa Tengah diundang oleh Komunitas Minim Sampah, Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Kebun Alam Regeneratif
Hari : Selasa
Tanggal : 10 Desember 2024
Waktu : 09.00 sampai selesai
Tempat : Balai P4S, Sekolah Alam Ar Ridho Kampus Satu, Jalan Bukit Kencana Jaya, Meteseh, SemarangDalam kesempatan ini, “Ketua Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Region Jawa Tengah, Bangda Ary Susatyo menjelaskan, melalui Eco Enzyme mampu dan sangat baik sebagai dekomposer untuk mengurangi penumpukan sisa konsumsi rumah tangga. Juga menyampaikan bahwa Eco Enzyme sangat banyak manfaat untuk rumah tangga, lingkungan, Pertanian dan Peternakan.
Semoga ilmu ini berdampak baik bagi Komunitas Minim Sampah, P4S Kebun Alam regeneratif, tambahnya”Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme





-
Terapkan 3R, Yayasan Kei-sia Indonesia edukasi Guru membuat Eco Enzyme

RDEE JABODETABEK
6 Desember 2024Sampah menjadi salah satu masalah terhadap lingkungan, pengolahannya yang tidak tepat menyebabkan penumpukan dan sumber penyakit, dan tentu saja mengganggu pemandangan.
Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Indonesia jumlah timbunan sampah nasional pada tahun
2020 mencapai 67,8 ton. Penerapan 3R atau reuse, reduce dan recycle sampah merupakan salah satu program terbaik dalam rangka pelestarian lingkungan hidup karena mengedepankan penanganan sampah dari sumbernya.
Pengolahan sampah organik tuntas di tempat bila digulirkan secara terpadu bisa menuntaskan permasalahan sampah dari sumber yang pada akhirnya mendapat mendukung tercapainya kondisi lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman.
Akan tetapi ternyata pengolahan sampah dengan sistem pemilahan sampah belum terlaksana secara terpadu. Sampah yang sudah dipilah sejak level rumah tangga belum tentu akan ditangani secara terpisah ketika telah sampai di tempat pembuangan akhir (TPA). Inilah yang terjadi pada kebanyakan TPA di Indonesia.Relawan Dunia Eco Enzyme Jakarta meng-edukasi para guru aktif pada Sekolah cibubur Indonesia yang berada dibawah naungan yayasan Kei-Sia Indonesia untuk bersama belajar membuat eco enzyme (EE).
Puluhan guru mendapatkan sosialisasi cara pembuatan serta kebermanfaatan eco enzyme didalam mendukung tercapainya sekolah yang bebas 3R (reuse,reduce dan recycle) .Heriyanto Anang Ibrahim (dikenal Bangda Riyan) selaku narasumber yang juga menjabat sebagai ketua Pembina Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme menyampaikan bahwa begitu pentingnya penanganan sampah , dikarnakan bila sampah tak tertangani maka akan berdampak sangat besar terhadap semua makhluk yang ada di bumi ini, juga pelatihan pembuatan eco enzyme pada yayasan kei-sia ini adalah pelatihan awal yang di khusukan pada dewan guru , yang selanjutnya pelatihan pada semua siswa siswinya.
” pelatihan hari ini khusus dewan guru dan pelatihan selanjutnya pada semua muridnya” ujar Bangda RiyanEco Enzyme (EE) adalah alternatif alami. Dengan membuat Eco Enzyme (EE), kita mengurangi produksi limbah kimia sintetis dan sampah plastic sisa kemasan produk rumah tangga pabrikan. Dengan membuat Eco Enzyme (EE), kita telah berpartisipasi mengurangi beban bumi sekaligus menerapkan gaya hidup minim kimia sintetis. Manfaat dari EE antara lain : Pertanian (untuk menyiram tanaman dan memperbaiki kualitas buah pada tanaman horti), peternakan (Mengilangkan bau amis di aquarium sekaligus menyehatkan ikan), Rumah tangga (mencuci buah dari residu pestisida, membersihkan lantai rumah,dll), kesehatan (Relaksasi dengan merendam kaki kedalam air hangat yang sudah di campur EE, menjernihkan udara diruangan, membersihkan badan, obat kumur, hand sanitizer alami, dll), dan masih banyak lagi manfaatlainnya dari eco enzyme.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme







