Mojokerto, 13 Agustus 2025
Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan, puluhan anggota PKK dari seluruh kelurahan di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, mengikuti Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Prajurit Kulon pada Rabu (13/8).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto yang memberikan materi seputar manfaat eco enzyme, teknik pembuatannya, serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Pelatihan difokuskan pada pemanfaatan limbah organik rumah tangga untuk menghasilkan cairan serbaguna yang ramah lingkungan.
Ketua PKK Kecamatan Prajurit Kulon dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mengajak kaum ibu untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami berharap para peserta tidak hanya mempraktikkan di rumah, tetapi juga mengajak warga sekitar untuk ikut membuat eco enzyme. Dengan langkah kecil ini, kita bisa memberi dampak besar bagi lingkungan,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta diajak untuk mempraktikkan langsung proses pembuatan eco enzyme menggunakan bahan sederhana seperti kulit buah, gula merah, dan air. Narasumber menjelaskan bahwa cairan hasil fermentasi ini memiliki berbagai manfaat, mulai dari pembersih alami, pupuk organik, hingga penjernih air.
Ketua RDEE Mojokerto, M. Ghufron, S.Pd., menekankan bahwa gerakan eco enzyme bukan sekadar membuat produk ramah lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif dalam mengelola sampah secara bijak.
“Eco enzyme adalah gerakan perubahan. Ketika masyarakat mulai mengolah limbahnya sendiri, maka kita sedang membangun budaya baru yang lebih peduli terhadap bumi,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif, dengan peserta aktif berdiskusi dan bertanya. Banyak dari mereka menyatakan minat untuk menjadikan eco enzyme sebagai program rutin PKK di masing-masing kelurahan.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan gerakan eco enzyme di Kecamatan Prajurit Kulon dapat menjadi contoh sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Humas RDEE Mojokerto








Tinggalkan komentar