Mojokerto, 27 Juli 2025
Dalam rangka mendukung gerakan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah organik, Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto menggelar Pelatihan Eco Enzyme yang ditujukan khusus bagi tenaga medis. Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian pelatihan lanjutan yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2025.
Pelatihan awal ini memperkenalkan konsep dasar pembuatan eco enzyme—larutan serbaguna hasil fermentasi limbah organik seperti sisa buah dan sayur. Eco enzyme dikenal memiliki berbagai manfaat, mulai dari pembersih alami, pupuk organik, hingga solusi sanitasi yang ramah lingkungan.
Peserta pelatihan terdiri dari tenaga medis yang berasal dari puskesmas, klinik, dan fasilitas layanan kesehatan lainnya di wilayah Mojokerto dan sekitarnya. Keterlibatan mereka diharapkan dapat memperluas praktik pengelolaan limbah organik, tidak hanya di rumah tangga, tetapi juga di lingkungan kerja sektor kesehatan.
“Dengan melibatkan tenaga medis, kami ingin menciptakan ekosistem sadar lingkungan yang lebih luas, termasuk di sektor kesehatan. Limbah organik medis non-B3 masih menjadi tantangan, dan eco enzyme adalah salah satu solusi alami yang bisa dikembangkan,” ujar Susilawati, Koordinator Pelatihan.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi tentang:
- Teknik dasar fermentasi eco enzyme untuk hasil optimal
- Aplikasi eco enzyme di lingkungan kerja tenaga medis
- Penggunaan eco enzyme untuk sanitasi, pertanian organik, dan mitigasi limbah
- Praktik langsung pembuatan dan penyimpanan eco enzyme dalam skala besar
Melalui pelatihan ini, RDEE Mojokerto berharap para tenaga medis dapat menjadi agen perubahan yang membawa semangat pelestarian lingkungan ke dalam praktik kerja dan komunitas masing-masing.
Humas RDEE Mojokerto










Tinggalkan komentar