Pelatihan Pengembangan Dasar Pembuatan Cuka Apel Organik Metode RDEE, Ibu-Ibu Antusias Ikuti Praktek Langsung

RDEE Mojokerto; 27 Agustus 2025

Suasana penuh semangat dan antusiasme tampak terlihat pada pelatihan pengembangan dasar pembuatan sekaligus praktek cuka apel organik dengan metode Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) yang digelar pada rabu, 27 Agustus 2025 sore, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang dilaksanakan dirumah salah satu rumah relawan dunia Eco enzyme kab/kota Mojokerto ini diikuti oleh belasan ibu-ibu dari berbagai komunitas pecinta lingkungan dan kesehatan, yang memiliki ketertarikan besar terhadap gaya hidup sehat serta produk olahan alami berbasis fermentasi.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh Dr. (Cand.) Surya Yusuf, SE., MS, Founder RDEE yang datang dari Medan khusus untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Beliau tidak hanya menjelaskan teori dasar mengenai manfaat cuka apel organik, tetapi juga memperkenalkan metode fermentasi ramah lingkungan khas RDEE yang selama ini telah menjadi acuan dalam berbagai pelatihan di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam pemaparannya, Dr. Surya Yusuf menekankan bahwa pembuatan cuka apel organik bukan hanya sekadar menghasilkan produk bernilai guna, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan besar menjaga kelestarian alam.

“Setiap tetes fermentasi alami ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap bumi. Dengan mengolah bahan organik menjadi produk bermanfaat, kita telah ikut mengurangi limbah, meningkatkan kesehatan, sekaligus memberdayakan masyarakat,” ungkapnya di hadapan peserta.

Acara yang berlangsung dengan suasana hangat tersebut diawali dengan pengenalan bahan-bahan dasar yang digunakan, mulai dari apel segar organik, gula, air bersih, hingga wadah fermentasi yang sesuai standar. Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktek pembuatan secara berkelompok. Setiap kelompok ibu-ibu diberikan kesempatan untuk meracik bahan sesuai formula yang diajarkan, sehingga mereka dapat langsung memahami langkah demi langkah proses fermentasi hingga menghasilkan cuka apel organik yang berkualitas.

Peserta terlihat begitu antusias, saling berdiskusi, mencatat poin-poin penting, bahkan mendokumentasikan proses pembuatan untuk dipelajari kembali di rumah. “Kami merasa sangat beruntung bisa belajar langsung dari Foundher RDEE. Metodenya sederhana, jelas, dan yang paling penting, ramah lingkungan,” ujar salah satu peserta dengan penuh semangat.

Selain ilmu praktis, pelatihan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan komunitas perempuan peduli lingkungan. Tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, para peserta juga pulang dengan membawa contoh hasil racikan mereka masing-masing untuk dipantau proses fermentasinya di rumah.

Kegiatan berakhir menjelang sore menjelang malam dengan suasana penuh kegembiraan. Sebelum menutup acara, Dr. Surya Yusuf berpesan agar ibu-ibu yang hadir tidak berhenti pada tataran pelatihan, melainkan terus mengembangkan keterampilan ini di lingkup keluarga maupun komunitas. “Jika setiap rumah tangga bisa menghasilkan produk organik sendiri, maka kita telah melangkah satu tahap lebih maju dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan cinta lingkungan,” pungkasnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk memanfaatkan potensi alam secara bijak, sembari terus mendukung gerakan eco enzyme dan fermentasi alami sebagai bagian dari solusi menjaga bumi.

Humas RDEE Jatim

Tinggalkan komentar