Eco Enzyme untuk Ketahanan Pangan: RDEE Medan-Deli Serdang dan Poktan Serasi Tanam Padi Organik

Medan-Deli Serdang, 16 September 2025

Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Medan-Deli Serdang, di bawah kepemimpinan Yenny S Siregar, terus memperkuat gerakan pertanian sehat berbasis eco enzyme. Kali ini, RDEE mendampingi Kelompok Tani Serasi dalam penanaman padi tadah hujan di lahan seluas 19 hektare di Jalan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari misi RDEE untuk mendorong transformasi pertanian menuju sistem organik yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan eco enzyme sebagai alternatif pupuk dan pestisida kimia, petani diajak untuk menjaga kesehatan, melestarikan lingkungan, dan meningkatkan nilai jual hasil panen.

“Kami ingin petani tidak hanya sehat dan sejahtera, tetapi juga berinovasi agar hasil pertanian mereka berdaya saing tinggi dan berkelanjutan,”
— Yenny S Siregar, Ketua RDEE Medan-Deli Serdang

Dalam sesi edukasi, Kartini dari PUPT Pertanian Sumut memaparkan dampak buruk residu kimia terhadap kesehatan petani, serta solusi berbasis agen hayati dan pestisida nabati. Penasehat RDEE, drh Joddi Singgih, menambahkan pendekatan spiritual dan ilmiah, serta menekankan pentingnya pengolahan hasil panen seperti dedak dan air tajin, serta kebutuhan akan mesin pengering untuk menjaga kualitas gabah.

Diskusi berlangsung aktif dan penuh semangat. Salah satu inovasi yang dibahas adalah teknologi nano yang diyakini mampu meningkatkan hasil panen hingga 50%. Ketua Poktan Serasi, Wagianto, menyatakan kesiapan menjadikan lahannya sebagai demplot percontohan musim tanam ini, melanjutkan komitmennya sejak bergabung sebagai relawan RDEE pada 2020.

RDEE Medan-Deli Serdang berharap, pendekatan eco enzyme dan kolaborasi lintas sektor ini dapat memperkuat ketahanan pangan Sumatera Utara dan menginspirasi lebih banyak petani untuk beralih ke pertanian sehat.

Yayasan Relawan Dunia Eco Enzye

Tinggalkan komentar