RDEE Bandung Bersama Yayasan Nusa Bumi Lestari: Edukasi Eco Enzyme untuk Mangrove Subang

Bandung, 1 Oktober 2025 — Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Basecamp Bee Saung Udjo hari ini, saat RDEE Bandung Jawa Barat menerima kunjungan edukatif dari perwakilan Yayasan Nusa Bumi Lestari. Lima peserta muda yang antusias hadir untuk mengenal lebih dalam tentang produk Eco Enzyme yang dikembangkan oleh RDEE dengan standar operasional yang ketat dan berkelanjutan.

Kegiatan dibuka dengan pemaparan oleh Ambu Enih Halimah, Ketua Region RDEE Jawa Barat, yang menyampaikan materi tentang manfaat Eco Enzyme dalam mendukung program penanaman pohon mangrove di pesisir Subang. Ambu menjelaskan enam poin utama manfaat Eco Enzyme bagi ekosistem mangrove dan biota sekitarnya:
🌊 Pemulihan kualitas air di zona akar mangrove
🛡️ Proteksi biologis terhadap penyakit tanaman dan biota air
🌱 Bioaktivator pertumbuhan bibit dan substrat mangrove
🐟 Meningkatkan ketersediaan pakan alami
🚯 Reduksi bau dan limbah di area edukasi mangrove
📚 Edukasi berbasis aksi dan pemberdayaan lokal

Penjelasan disampaikan secara mendalam hingga peserta memahami efek langsung dari penggunaan Eco Enzyme. Diskusi berlangsung interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan kritis dari peserta.

Selanjutnya, Ambu memperkenalkan formula dasar Eco Enzyme yang ditemukan oleh Dr. Rosukon Poompanvong, yaitu rasio 1:3:10 (BO:Gula:Air), dengan takaran air sebesar 60% dari volume wadah. Peserta diajak menghitung dan memahami takaran secara cermat sebelum masuk ke sesi praktik.

Ambu juga memaparkan sejarah RDEE Bandung, mulai dari penemuan Eco Enzyme oleh Dr. Rosukon, pengakuan oleh PBB dan UNEP, hingga peran para relawan lokal seperti Bunda Hetty Seniwati (Ketua RDEE Kota Bandung), Bunda Emi Suhaemi, Bunda Siti Ufiati, dan Bunda Endang Hayati.

Sesi berlanjut dengan pemilahan sampah organik yang dikumpulkan dari tukang rujak, tukang jus, dan toko buah yang diantar melalui layanan Gojek. Kegiatan ini dipandu oleh para relawan, sambil tetap memperhatikan kebutuhan konsumsi peserta yang belum sempat makan siang.

Dua peserta tambahan dari RW sekitar Saung Udjo juga turut hadir untuk belajar langsung, menunjukkan minat untuk bergabung dengan RDEE Bandung di masa mendatang.

Setelah makan siang, peserta melanjutkan proses pembuatan Eco Enzyme, mulai dari pelarutan GMT hingga pencampuran BO. Seluruh rangkaian edukasi ditutup dengan sesi foto bersama dan pertukaran kenang-kenangan. Yayasan Nusa Bumi Lestari memberikan buku berisi visi-misi lingkungan hidup mereka, sementara Ambu menyerahkan simbolis kenangan di “Pohon Kehidupan” sebagai harapan agar ilmu yang diperoleh dapat terus ditanam dan ditebarkan untuk kebaikan masyarakat.

Peserta Edukasi EE:

  • Ratna
  • Anisa Nur
  • Fitria Indah
  • Syifa
  • Hasanah

Relawan RDEE:

  • Ambu Enih Halimah – Ketua Region RDEE Jawa Barat
  • Bunda Hetty Seniwati – Ketua RDEE Kota Bandung
  • Bunda Emi Suhaemi
  • Bunda Siti Ufiati
  • Bunda Endang Hayati

Semoga kegiatan ini menjadi awal kolaborasi yang berkelanjutan antara RDEE Bandung dan Yayasan Nusa Bumi Lestari dalam memperkuat gerakan lingkungan hidup berbasis aksi nyata dan pemberdayaan komunitas.

Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme

Tinggalkan komentar