Relawan Balikpapan Gelar Pelatihan Pembuatan RDEE Soft Eco Enzyme dan RDEE Cuka Salak di KTH Mekar Bakti Sejahtera

Balikpapan, 3 Oktober 2025 — Dalam semangat peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan gerakan lingkungan berbasis komunitas, RDEE Balikpapan menyelenggarakan pelatihan pembuatan Soft Eco Enzyme (SEE) dan RDEE Cuka Salak di Kelompok Tani Hutan (KTH) Mekar Bakti Sejahtera. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Sekolah Lapang Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur Gandeng RDEE Kaltim  yang telah dilaksanakan di Wisata Tanjung Gading, Jl. PDAM KM.12, Kel. Karang Joang, Kec. Balikpapan Utara, Kota Balikpapan pada 25 September 2025.

Dipandu oleh Bunda Irawati, peserta pelatihan diajak mengenal lebih dalam tentang manfaat dan cara pembuatan RDEE Eco Enzyme dan RDEE Cuka Salak. Bunda Irawati, yang sebelumnya mengikuti pelatihan DKT, kini berbagi ilmu kepada rekan-rekan KTH agar dapat mengaplikasikan teknologi ramah lingkungan ini di kehidupan sehari-hari.

Manfaat Eco Enzyme dan Komposisi Penggunaan

Eco Enzyme terbukti multifungsi dan dapat digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, di antaranya:

  • Detoksifikasi tubuh, sikat gigi, mandi, cuci rambut, dan rendam pakaian (komposisi 1:300)
  • Disinfektan, hand sanitizer, cairan pel lantai, cuci buah dan sayur, interior mobil, dan starter kompos (1:300)
  • Penjernihan air kolam dan waduk tercemar (1:500, bertahap)
  • Obat luka terbuka, ketombe, karat logam, dan pembersih perhiasan (murni)
  • Aplikasi ke tanaman, minuman ternak, campuran pakan ikan, dan perendaman bibit (1:300)
  • Menghilangkan bau toilet, dapur, dan garasi (1:300)
  • Membersihkan udara (1:500)
  • Efek radiasi (murni dalam botol)

Pada pelatihan kali ini yang dibuat adalah RDEE Soft Eco Enzyme yang khusus penggunaannya ke Manusia untuk meningkatkan derajat kesehatan pribadi, keluarga dan lingkungan sekitar

RDEE Cuka Salak: Solusi Alami untuk Gula Darah

Cuka Salak yang kaya akan kandungan fenol berfungsi memperbaiki kerja pankreas dan menjaga kadar gula darah. Cara konsumsinya pun disesuaikan:

  • Untuk penderita diabetes: 3 sendok makan setelah makan
  • Untuk non-diabetes: 2 sendok makan sebelum makan

“Pelatihan ini sengaja dibuat bersama KTH agar ilmu yang saya dapat dari Sekolah Lapang bisa langsung dibagikan. Harapannya, ibu-ibu yang hadir bisa membuat sendiri di rumah masing-masing,” ujar Bunda Irawati.

Beliau juga menambahkan harapan agar Eco Enzyme dapat menyebar luas di lingkungan KTH Mekar Bakti Sejahtera, membawa manfaat kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

Tinggalkan komentar