Gresik, 19 Desember 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkari ke-73, Bhayangkari Cabang Gresik bersama RDEE Kabupaten Gresik menggelar kegiatan sosialisasi sekaligus pendampingan pembuatan Eco Enzyme secara serentak. Agenda ini menjadi bagian dari pencapaian Rekor MURI pembuatan Eco Enzyme terbesar di Indonesia.
Kegiatan berlangsung di Gedung Kantor Kapolres Gresik dengan dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Gresik beserta seluruh anggota. Suasana penuh semangat terlihat ketika ibu-ibu Bhayangkari langsung mempraktikkan pembuatan Eco Enzyme dari kulit buah rujakan yang baru saja disantap.
Sebelum sesi praktik dimulai, Ketua RDEE Kabupaten Gresik, Bunda Tatik Erawati, memberikan paparan materi mengenai pentingnya pengolahan limbah kulit buah menjadi Eco Enzyme. Materi ini disambut antusias oleh sekitar 250 peserta yang hadir.
Usai praktik, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan Eco Enzyme serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari agenda pencapaian Rekor MURI. Untuk Bhayangkari Cabang Gresik, aksi ini ditargetkan mampu menekan timbulan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebanyak 525 kilogram pada 20 Desember 2025.
Dalam proses pelatihan dan pendampingan, Ketua RDEE Kabupaten Gresik didampingi oleh relawan Bunda Indah N dan Bangda Rusdi, yang turut memastikan kelancaran kegiatan serta memberikan arahan teknis kepada peserta.
Ketua Bhayangkari Cabang Gresik menyampaikan pesan inspiratif dalam kegiatan ini:
“Hari ini kita membuktikan bahwa langkah kecil dari dapur rumah bisa menjadi gerakan besar untuk bumi. Dengan Eco Enzyme, kita tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada keluarga dan masyarakat. Semoga semangat ini terus hidup dalam Bhayangkari dan menjadi warisan untuk generasi mendatang.”
Sementara itu, Ketua RDEE Kabupaten Gresik, Bunda Tatik Erawati, menegaskan komitmen RDEE dalam mendukung gerakan lingkungan:
“Eco Enzyme adalah simbol harapan bahwa sampah bukan akhir, melainkan awal dari kebermanfaatan baru. Melalui gerakan ini, kita tidak hanya mencatat rekor, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa setiap rumah tangga mampu menjadi bagian dari solusi lingkungan. Mari kita terus bergandengan tangan demi bumi yang lebih bersih dan generasi yang lebih sehat.”
Kegiatan ini bukan hanya menjadi momentum perayaan HUT Bhayangkari, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan melalui gerakan pengurangan sampah dan pemanfaatan limbah organik menjadi produk bermanfaat.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)
English version
RDEE Gresik Holds Socialization & Mentoring on Eco Enzyme
In Commemoration of Bhayangkari’s 73rd Anniversary, Nationwide MURI Eco Enzyme Record
Gresik, December 19, 2025 – To celebrate the 73rd Anniversary of Bhayangkari, the Bhayangkari Gresik Branch together with RDEE Gresik organized a socialization and mentoring program on Eco Enzyme production. This initiative was part of the nationwide MURI Record achievement for the largest simultaneous Eco Enzyme creation in Indonesia.
The event took place at the Gresik Police Headquarters building, attended by the Chairwoman of Bhayangkari Gresik Branch and all members. Enthusiasm filled the room as Bhayangkari members immediately practiced making Eco Enzyme from fruit peels left over from their traditional fruit salad.
Before the practice session began, the Chairwoman of RDEE Gresik, Bunda Tatik Erawati, delivered a presentation on the importance of processing fruit peel waste into Eco Enzyme. The material was warmly received by approximately 250 participants.
After the practice, the program continued with simultaneous Eco Enzyme production across Indonesia as part of the MURI Record achievement. For Bhayangkari Gresik Branch, this action was targeted to reduce waste sent to the landfill by 525 kilograms on December 20, 2025.
During the training and mentoring process, RDEE Gresik Chairwoman was accompanied by volunteers Bunda Indah N and Bangda Rusdi, who ensured the smooth running of the event and provided technical guidance to participants.
The Chairwoman of Bhayangkari Gresik Branch shared an inspiring message:
“Today we prove that small steps from our kitchens can become a great movement for the Earth. Through Eco Enzyme, we not only reduce waste but also instill environmental care values in our families and communities. May this spirit continue to live within Bhayangkari and be a legacy for future generations.”
Meanwhile, RDEE Gresik Chairwoman, Bunda Tatik Erawati, emphasized RDEE’s commitment to supporting environmental movements:
“Eco Enzyme is a symbol of hope that waste is not the end, but the beginning of new usefulness. Through this movement, we are not only recording achievements but also planting awareness that every household can be part of the environmental solution. Let us continue to join hands for a cleaner Earth and healthier generations.”
This activity was not only a celebration of Bhayangkari’s anniversary but also a concrete expression of environmental care through waste reduction and the transformation of organic waste into useful products.
World Eco Enzyme Volunteer Foundation (YRDEE)





Tinggalkan komentar