Balikpapan, 11 Januari 2026 – RDEE Kalimantan Timur sukses menyelenggarakan Seminar dan Pelatihan Eco Enzyme beserta turunannya yang terbuka untuk umum. Acara ini diikuti oleh 32 peserta, terdiri dari member RDEE yang sudah bergabung sebelumnya sebagai bentuk penyegaran SOP, serta masyarakat umum yang tertarik mempelajari manfaat Eco Enzyme.
Antusiasme Peserta
Pelatihan berlangsung dengan penuh semangat. Peserta baru terlihat antusias, bahkan banyak yang langsung mendaftar menjadi Member RDEE setelah mengikuti sesi seminar. Hal ini menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap Eco Enzyme sebagai solusi ramah lingkungan dan kesehatan.
Fokus Pelatihan
Dalam praktik pembuatan Eco Enzyme sesuai SOP RDEE, peserta dibimbing untuk memahami:
- Pemilihan wadah: fermentasi minimal 3 bulan harus benar-benar full an aerob.
- Pemilihan bahan organik: penting untuk menghasilkan enzim terbaik.
- Turunan Eco Enzyme: RDEE Soft Eco Enzyme, RDEE Cuka Apel, RDEE Cuka Salak, serta praktik langsung pembuatan RDEE Cuka Nenas.
Catatan Penting Pemilihan Wadah
- Harus berbahan plastik kuat dan elastis
- Full kedap udara / an aerob
- Wadah besar lebih baik, dengan tutup bermulut lebar
- Tidak transparan
- Tidak disarankan wadah bermulut sempit (rentan meledak)
- Tidak diperbolehkan wadah kaca (rentan pecah)
Soft Eco Enzyme sendiri diperuntukkan untuk pemakaian pribadi dan kesehatan, dengan fermentasi minimal 100 hari.
Pesan Ketua RDEE Kalimantan Timur
Ketua RDEE Kalimantan Timur, Bunda Ruth Deliana (Bunda Nesya), menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya penyegaran bagi member, tetapi juga bagian dari visi misi RDEE untuk menyebarluaskan Eco Enzyme di masyarakat.
“Harapan kami, Eco Enzyme semakin luas tersebar dan manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat serta lingkungan,” ungkap Bunda Ruth Deliana.
Momen Spesial
Seminar kali ini juga bertepatan dengan ulang tahun Bunda Ruth Deliana. Momen tersebut menjadi semakin bermakna karena dirayakan dengan menyebarkan hal baik melalui edukasi Eco Enzyme. Sebuah kado indah berupa kebersamaan dan komitmen untuk menjaga bumi melalui fermentasi ramah lingkungan.
Dengan semangat kebersamaan, RDEE Kalimantan Timur terus berkomitmen menjadikan Eco Enzyme sebagai gerakan nyata untuk kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Yayasan Relawan Dunia Enzyme (YRDEE)
Eco Enzyme Seminar and Training – RDEE East Kalimantan
Balikpapan, January 11, 2026 – RDEE East Kalimantan successfully organized a Seminar and Training on Eco Enzyme and its derivatives, open to the public. The event was attended by 32 participants, consisting of existing RDEE members who joined as a refresher on SOP implementation, as well as members of the community eager to learn about the benefits of Eco Enzyme.
Participant Enthusiasm
The training was conducted with great enthusiasm. New participants showed strong interest, with many immediately registering as RDEE Members after the seminar. This reflects the growing public awareness and interest in Eco Enzyme as an environmentally friendly and health-supporting solution.
Training Focus
During the practical session on Eco Enzyme production according to RDEE SOP, participants were guided to understand:
- Container selection: fermentation must last at least 3 months under strictly anaerobic conditions.
- Organic material selection: crucial to produce the best quality enzymes.
- Eco Enzyme derivatives: RDEE Soft Eco Enzyme, RDEE Apple Vinegar, RDEE Salak Vinegar, and hands-on practice in producing RDEE Pineapple Vinegar.
Key Notes on Container Selection
- Must be made of strong and elastic plastic
- Completely airtight / anaerobic
- Larger containers are preferable, with wide-mouth lids
- Non-transparent material
- Not recommended: narrow-mouth containers (risk of explosion)
- Not allowed: glass containers (risk of breaking)
Soft Eco Enzyme is intended for personal and health use, requiring a minimum fermentation period of 100 days.
Message from RDEE East Kalimantan Chairperson
The Chairperson of RDEE East Kalimantan, Bunda Ruth Deliana (Bunda Nesya), emphasized that this seminar and training served not only as a refresher for existing members but also as part of RDEE’s mission to spread Eco Enzyme knowledge to the wider community.
“Our hope is that Eco Enzyme will continue to spread widely, and its benefits will be increasingly felt by both society and the environment,” said Bunda Ruth Deliana.
A Special Moment
This seminar coincided with the birthday of Bunda Ruth Deliana, making the occasion even more meaningful. The celebration was marked by spreading goodness through Eco Enzyme education—a beautiful gift of togetherness and commitment to protecting the earth through environmentally friendly fermentation.
With the spirit of unity, RDEE East Kalimantan remains committed to making Eco Enzyme a tangible movement for public health and environmental sustainability.
Yayasan Relawan Dunia Enzyme (YRDEE)





Tinggalkan komentar