Mojokerto, 11 Februari 2026 — Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto menjadi pusat kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah organik, non-organik, serta pemanfaatan Eco Enzyme. Acara ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan perwakilan bank sampah dari Kelurahan Kauman, Mentikan, dan Wates.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto, Bapak Ikhromul Yasak. Kehadiran beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti hasil audiensi bersama Sekda Kota Mojokerto dan sejumlah OPD pada 20 November 2025.
Tujuan utama sosialisasi ini adalah memberikan pembinaan kepada bank-bank sampah di tiap kelurahan sekaligus memperkenalkan konsep Eco Enzyme sebagai solusi ramah lingkungan. Materi disampaikan oleh Bunda Riani, Ketua Bank Sampah Kota Mojokerto sekaligus anggota RDEE Mojokerto, yang menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak.
Hasil yang Diharapkan
- Peserta memahami cara membuat dan menggunakan Eco Enzyme dalam kehidupan sehari-hari.
- Bank sampah bertransformasi menjadi agen perubahan (change agent) di wilayah masing-masing.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai pengelola sampah, tetapi juga sebagai motor penggerak edukasi lingkungan di tingkat masyarakat. Sosialisasi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Mojokerto yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE)





Tinggalkan komentar