Gerakan YPS: Sosialisasi dan Workshop Eco Enzyme di Surabaya, Sinergi RDEE Jawa Timur

Sampah Terpilah, Lingkungan Cerah

Surabaya, 13 Februari 2026 — Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, menjadi pusat kegiatan edukasi lingkungan ketika Relawan RDEE Jawa Timur menggelar Sosialisasi dan Workshop Eco Enzyme. Acara yang dimulai pukul 13.30 ini merupakan bagian dari Gerakan YPS (Yuk Pilah Sampah) dengan tema “Sampah Terpilah, Lingkungan Cerah.”

Kegiatan ini diselenggarakan oleh RDEE Surabaya dengan dukungan penuh dari RDEE Gresik, menghadirkan relawan lintas daerah yang bersatu dalam misi edukasi pengelolaan sampah organik dan pembuatan Eco Enzyme sebagai solusi ramah lingkungan.

 

Relawan yang Hadir

RDEE Surabaya:

  • Bangda Andriyatno Tanto
  • Bangda Dwi Agustus
  • Bunda Netty Tri Wahjoeoetami
  • Bunda Endang S Hartono
  • Bunda Suyatmi

RDEE Gresik:

  • Bunda Tatik Erawati
  • Bunda Noveritha
  • Bunda Indah

Kehadiran para relawan ini memperkuat semangat kolaborasi lintas wilayah, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah gerakan bersama.

 

Kutipan Bang Andriyatno Tanto

Dalam kesempatan tersebut, Bang Andriyatno Tanto, Pembina RDEE Surabaya, menyampaikan:

“Gerakan YPS ini bukan hanya tentang memilah sampah, tetapi tentang membangun kesadaran kolektif. Dengan workshop Eco Enzyme, kita ingin masyarakat melihat bahwa sampah organik bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi lingkungan Surabaya dan sekitarnya.”

 

Edukasi dan Praktik

Workshop Eco Enzyme memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai:

  1. Pemilahan sampah organik sebagai bahan dasar.
  2. Rasio formula 1:3:10 (gula merah/molase : sampah organik : air).
  3. Proses pencampuran dan fermentasi hingga menghasilkan larutan Eco Enzyme.

Manfaat Eco Enzyme untuk sampah organik:

  1. Berfungsi sebagai dekomposer yang mempercepat penguraian sampah organik menjadi kompos.
  2. Mengurangi bau tidak sedap dari sampah organik.
  3. Membantu menjaga kebersihan lingkungan dengan mengurangi timbunan sampah.
  4. Dapat digunakan sebagai pengurai sisa pupuk kimia dan menyederhanakan unsur hara tanah sehingga tanaman lebih cepat menyerap unsur hara.
  5. Berpotensi meningkatkan kualitas air bila digunakan dalam pengolahan limbah cair.

Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga praktik nyata yang dapat diterapkan di rumah masing-masing.

 

Harapan Berkelanjutan

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan dengan cara sederhana namun berdampak luas. Dengan sinergi RDEE Surabaya dan RDEE Gresik, Gerakan YPS diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjadikan pemilahan sampah dan pengolahan organik sebagai gaya hidup sehari-hari.

 

Penutup

Sosialisasi dan Workshop Eco Enzyme di Sukomanunggal Surabaya membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dari relawan hingga masyarakat, semua pihak bersatu dalam semangat “Sampah Terpilah, Lingkungan Cerah.”

 

 

YPS Movement: Eco Enzyme Socialization and Workshop in Surabaya, RDEE East Java Synergy

 

Sorted Waste, Brighter Environment

Surabaya, February 13, 2026 — Sukomanunggal District, Surabaya, became the center of environmental education activities as RDEE East Java volunteers held an Eco Enzyme Socialization and Workshop. The event, which began at 1:30 PM, was part of the YPS Movement (Yuk Pilah Sampah / Let’s Sort Waste) with the theme “Sorted Waste, Brighter Environment.”

Organized by RDEE Surabaya with full support from RDEE Gresik, the program brought together cross-regional volunteers united in the mission of educating communities on organic waste management and eco enzyme production as an environmentally friendly solution.

 

Volunteers Present

RDEE Surabaya:

  • Bangda Andriyatno Tanto
  • Bangda Dwi Agustus
  • Bunda Netty Tri Wahjoeoetami
  • Bunda Endang S Hartono
  • Bunda Suyatmi

RDEE Gresik:

  • Bunda Tatik Erawati
  • Bunda Noveritha
  • Bunda Indah

The presence of these volunteers strengthened the spirit of cross-regional collaboration, showing that environmental care is a shared movement.

 

Statement from Bang Andriyatno Tanto

On this occasion, Bang Andriyatno Tanto, Advisor of RDEE Surabaya, stated:

“The YPS Movement is not only about sorting waste, but about building collective awareness. Through the Eco Enzyme workshop, we want people to see that organic waste can be processed into something useful. Our hope is that this activity becomes a small step with a big impact on Surabaya’s environment and beyond.”

 

Education and Practice

The Eco Enzyme workshop provided participants with hands-on experience in:

  1. Sorting organic waste as raw material.
  2. Applying the 1:3:10 formula ratio (brown sugar/molasses : organic waste : water).
  3. Mixing and fermenting processes to produce eco enzyme solution.

Benefits of Eco Enzyme for organic waste:

  1. Acts as a decomposer, accelerating the breakdown of organic waste into compost.
  2. Reduces unpleasant odors from organic waste.
  3. Helps maintain cleaner surroundings by reducing waste accumulation.
  4. Functions as a natural soil enhancer, breaking down chemical fertilizer residues and simplifying nutrients for faster plant absorption.
  5. Has the potential to improve water quality when used in liquid waste treatment.

Participants gained not only knowledge but also practical skills that can be applied in their own households.

 

Sustainable Outlook

This activity is clear evidence that environmental education can be carried out in simple yet impactful ways. With the synergy between RDEE Surabaya and RDEE Gresik, the YPS Movement is expected to inspire communities to adopt waste sorting and organic processing as part of their daily lifestyle.

 

Closing

The Eco Enzyme Socialization and Workshop in Sukomanunggal, Surabaya, proved that environmental care is a shared responsibility. From volunteers to the wider community, all parties united under the spirit of “Sorted Waste, Brighter Environment.”

Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Region Jawa Timur

Tinggalkan komentar