Mojokerto, 13 Februari 2026 – Gema hijau kembali bergema di SDN Jasem. Sekolah peraih penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional ini menggelar kegiatan Panen Eco Enzyme bersama RDEE Mojokerto dan Paguyuban Wali Murid.
Komitmen Berkelanjutan
Dalam sambutannya, Bunda Masruchi Adyningsih—akrab disapa Bunda Dining dari RDEE—menegaskan bahwa produksi Eco Enzyme bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud nyata komitmen sekolah dalam menjaga lingkungan. Didampingi Bangda Ahmad Muslim Bahri, ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, khususnya wali murid, agar gerakan peduli lingkungan semakin meluas.
Detail Kegiatan
- Nama Kegiatan: Panen Eco Enzyme bersama RDEE Mojokerto
- Lokasi: SDN Jasem, Kabupaten Mojokerto
- Waktu: Jumat, 13 Februari 2026
- Peserta: Paguyuban Wali Murid SDN Jasem dan Tim Adiwiyata Sekolah
Perjalanan Fermentasi
Eco Enzyme yang dipanen kali ini merupakan hasil fermentasi kulit buah dan sayuran sejak November 2025. Selama tiga bulan penuh, proses dilakukan dengan teliti hingga menghasilkan cairan berwarna cokelat gelap dan kuning jernih dengan aroma khas fermentasi.
Suasana Panen
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Ibu-ibu Paguyuban Wali Murid tampak antusias saat menyaring cairan hasil fermentasi. Riuh rendah kegembiraan menyelimuti area sekolah, mencerminkan kebersamaan dalam menjaga bumi.
Manfaat Eco Enzyme
Kesadaran peserta tumbuh seiring pemahaman akan manfaat besar Eco Enzyme, di antaranya:
- Pembersih alami: efektif untuk mengepel lantai, mencuci piring, hingga membersihkan kaca tanpa bahan kimia berbahaya.
- Pupuk organik: menyuburkan tanaman di lingkungan sekitar.
Penutup
Panen Eco Enzyme di SDN Jasem bukan hanya simbol keberhasilan fermentasi, tetapi juga bukti nyata bahwa gerakan hijau dapat tumbuh dari sekolah, melibatkan orang tua, dan memberi dampak luas bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, SDN Jasem terus meneguhkan diri sebagai pelopor pendidikan lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Mojokerto.
Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE)
SDN Jasem Harvests Eco Enzyme with RDEE Mojokerto
Mojokerto, February 13, 2026 – The green spirit once again echoed at SDN Jasem. As a recipient of the National Adiwiyata Award, the school held an Eco Enzyme Harvest in collaboration with RDEE Mojokerto and the Parents’ Association of SDN Jasem.
Commitment to Sustainability
In her remarks, Bunda Masruchi Adyningsih—affectionately known as Bunda Dining from RDEE—emphasized that Eco Enzyme production is not merely an annual routine, but a tangible manifestation of the school’s commitment to environmental preservation. Accompanied by Bangda Ahmad Muslim Bahri, she highlighted the importance of community involvement, especially parents, in expanding the reach of this eco-conscious movement.
Event Details
- Event Name: Eco Enzyme Harvest with RDEE Mojokerto
- Location: SDN Jasem, Mojokerto Regency
- Date: Friday, February 13, 2026
- Participants: Parents’ Association of SDN Jasem and the Adiwiyata School Team
The Fermentation Journey
The Eco Enzyme harvested this time was the result of fermenting fruit and vegetable peels since November 2025. Over three months, the process was carefully monitored, producing dark brown and clear yellow liquids with the distinctive aroma of fermentation.
Harvest Atmosphere
The event unfolded in a lively and spirited manner. Mothers from the Parents’ Association enthusiastically filtered the fermented liquid, filling the school grounds with cheerful chatter and a sense of togetherness in caring for the earth.
Benefits of Eco Enzyme
Participants’ enthusiasm grew alongside their awareness of the many benefits of Eco Enzyme, including:
- Natural cleaner: effective for mopping floors, washing dishes, and cleaning glass without harmful chemicals.
- Organic fertilizer: enriching plants in the surrounding environment.
Conclusion
The Eco Enzyme harvest at SDN Jasem is not only a symbol of successful fermentation but also a testament that green initiatives can flourish from schools, involving parents, and creating a broader impact on society. With a spirit of collaboration, SDN Jasem continues to establish itself as a pioneer of sustainable environmental education in Mojokerto Regency.
Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE)





Tinggalkan komentar