Mojokerto, 14 Maret 2026 – RDEE Mojokerto bersama PKK lingkungan Kedung Kwali IX, Kelurahan Miji, Kota Mojokerto, menggelar kegiatan pendampingan pembuatan Eco-Enzyme (EE) sekaligus panen bersama di halaman Gedung Rumah Pintar Kedung Kwali IX.
Acara ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta, terdiri dari pengurus Muslimat serta anggota PKK RT IX. Suasana penuh antusiasme terlihat sejak awal kegiatan, di mana para peserta diajak untuk mereview kembali manfaat Eco-Enzyme, cara pembuatannya, proses panen, penyimpanan, hingga pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi disampaikan oleh dua narasumber berpengalaman, yaitu Bunda Susilawati dan Bunda Hartini, yang memberikan penjelasan praktis dan mudah dipahami.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mempraktikkan pembuatan dan penggunaan Eco-Enzyme secara mandiri. Lebih jauh, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing, dengan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Eco-Enzyme sebagai solusi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pendampingan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara RDEE Mojokerto dan PKK dalam mendukung gerakan lingkungan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)
Mojokerto PKK Mothers Turn Waste into Eco-Enzyme, Bringing New Hope for the Environment
Mojokerto, March 14, 2026 – RDEE Mojokerto, together with the PKK of Kedung Kwali IX, Miji Subdistrict, Mojokerto City, held an Eco-Enzyme (EE) making workshop and joint harvest at the courtyard of the Rumah Pintar Kedung Kwali IX.
The event was attended by around 30 participants, consisting of Muslimat administrators and PKK members of RT IX. From the very beginning, the atmosphere was filled with enthusiasm as participants were guided to review the benefits of Eco-Enzyme, its preparation process, harvesting, storage, and practical applications in daily life.
The session was delivered by two experienced speakers, Bunda Susilawati and Bunda Hartini, who provided clear and practical explanations.
Through this activity, participants not only gained knowledge but also developed the ability to independently produce and use Eco-Enzyme. Furthermore, they are expected to become agents of change in their respective communities, encouraging others to adopt Eco-Enzyme as an environmentally friendly solution for everyday living.
This mentoring activity serves as tangible proof of collaboration between RDEE Mojokerto and PKK in supporting sustainable environmental movements, while strengthening the role of the community in maintaining cleanliness and environmental health.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)





Tinggalkan komentar