Mojokerto, 15 Juli 2026 — Pendopo Umah Dinas Wakil Bupati menjadi tempat berkumpulnya para anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Mojokerto untuk mengikuti sosialisasi pembuatan dan pemanfaatan Eco Enzyme (EE) dengan tema GOW peduli bumi dari sampah menjadi emas cair bernama Eco Enzyme. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua GOW yang juga Wakil Bupati, seluruh anggota GOW, serta relawan RDEE Mojokerto.
Rangkaian Acara dan Narasumber
Tempat: Pendopo Umah Dinas Wakil Bupati Tanggal: 15 Juli 2026 Narasumber: Bunda Susilawati, Ketua RDEE Mojokerto dan relawan RDEE Mojokerto Pendamping Praktik: Bunda Dining, Bunda Riani, Bude Sri
Acara dimulai dengan sambutan pembukaan dari Ketua GOW, dilanjutkan paparan tentang konsep Eco Enzyme dan praktik pembuatan yang dipandu oleh Bunda Susilawati. Sesi praktik melibatkan demonstrasi langkah demi langkah pengolahan sampah organik menjadi Eco Enzyme yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan di rumah tangga.
Isi Sambutan Ketua GOW
Dalam sambutannya, Ketua GOW mengajak seluruh anggota untuk mendukung program R3 (Reduce‑Reuse‑Recycle) dimulai dari lingkungan rumah tangga. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan sampah organik sebagai sumber daya yang bernilai, termasuk pembuatan Eco Enzyme.
Inti pesan sambutan:
- Dukungan terhadap R3 dimulai dari kebiasaan sehari-hari di rumah.
- Pemanfaatan sampah organik sebagai sesuatu yang bermanfaat, bukan sekadar limbah.
- Optimisme perubahan: dalam tiga bulan ke depan, dapur dan rumah akan beraroma Eco Enzyme, dan bumi akan “tersenyum” karena volume sampah berkurang.
“Mulai dari rumah kita, mari ubah sampah menjadi manfaat. Dalam tiga bulan, dapur kita akan wangi Eco Enzyme dan Bumi tersenyum karena sampah berkurang.”
Praktik Pembuatan Eco Enzyme
Sesi praktik dipandu oleh Bunda Susilawati dengan pendampingan Bunda Dining, Bunda Riani, dan Bude Sri. Peserta diajak langsung mencampurkan bahan organik, gula, dan air dalam proporsi yang tepat, serta mempelajari teknik fermentasi dan penyimpanan yang aman. Demonstrasi menekankan bahan yang mudah diperoleh di rumah dan langkah sederhana agar setiap keluarga dapat memulai sendiri.
Manfaat yang disorot:
- Pengurangan sampah organik rumah tangga.
- Produk multifungsi untuk kebersihan rumah dan tanaman.
- Solusi hemat dan ramah lingkungan.
Harapan dan Tindak Lanjut
Ketua GOW menyampaikan harapan besar agar GOW menjadi pelopor gerakan Zero Waste di Kabupaten Mojokerto. Ia mengimbau setiap anggota untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing‑masing, menyebarkan praktik R3 dan pembuatan Eco Enzyme kepada keluarga, tetangga, dan komunitas.
Panitia juga mengumumkan rencana pendampingan lanjutan berupa workshop kecil di tingkat desa dan kelompok ibu‑ibu, serta pembentukan kelompok pemantau hasil penerapan Eco Enzyme di rumah tangga.
Penutup
Kegiatan sosialisasi ini menegaskan komitmen bersama antara GOW dan relawan RDEE Mojokerto untuk mengubah pola pikir tentang sampah: dari beban menjadi sumber daya. Dengan langkah praktis dan dukungan anggota, diharapkan gerakan kecil di rumah tangga akan berkembang menjadi gerakan besar yang membawa Kabupaten Mojokerto menuju target Zero Waste.
Sosialization of Eco Enzyme by GOW Mojokerto Regency
Mojokerto, July 15, 2026 — The Pendopo Umah Dinas of the Vice Regent hosted members of the Gabungan Organisasi Wanita (GOW) of Mojokerto Regency for a socialization event on the production and use of Eco Enzyme (EE) under the theme GOW cares for the Earth: turning waste into liquid gold called Eco Enzyme. The event was attended by the Chair of GOW, who is also the Vice Regent, all GOW members, and volunteers from RDEE Mojokerto.
Event Details and Speakers
Location: Pendopo Umah Dinas of the Vice Regent Date: July 15, 2026 Main Speaker: Bunda Susilawati, Chair of RDEE Mojokerto and RDEE Mojokerto volunteer team Practice Assistants: Bunda Dining, Bunda Riani, Bude Sri
The program opened with a welcome address from the Chair of GOW, followed by a presentation on the Eco Enzyme concept and a hands‑on demonstration led by Bunda Susilawati. The practical session included a step‑by‑step demonstration on converting organic waste into an environmentally friendly Eco Enzyme that can be easily applied at household level.
Chair of GOW Address
In her remarks, the Chair of GOW urged all members to support the R3 program (Reduce Reuse Recycle) starting within their own households. She emphasized the importance of treating organic waste as a valuable resource, including its conversion into Eco Enzyme.
Key messages from the address:
- Support for R3 should begin with everyday habits at home.
- Use organic waste as something useful rather than mere refuse.
- Optimism for change: within three months, kitchens and homes will carry the scent of Eco Enzyme and the Earth will “smile” as waste volumes decrease.
“Starting from our homes, let us turn waste into benefit. In three months, our kitchens will smell of Eco Enzyme and the Earth will smile because waste has been reduced.”
Eco Enzyme Production Practice and Highlighted Benefits
The practical session was guided by Bunda Susilawati with assistance from Bunda Dining, Bunda Riani, and Bude Sri. Participants mixed organic materials, sugar, and water in the correct proportions and learned safe fermentation and storage techniques. The demonstration emphasized readily available household ingredients and simple steps so every family can begin making Eco Enzyme on their own.
Benefits emphasized:
- Reduction of household organic waste.
- A multifunctional product for home cleaning and plant care.
- A cost‑effective and environmentally friendly solution.
Hopes and Follow Up
The Chair of GOW expressed a strong hope that GOW will become a pioneer of the Zero Waste movement in Mojokerto Regency. She called on each member to act as an agent of change in their neighborhoods by spreading R3 practices and Eco Enzyme production to family, neighbors, and community groups.
Organizers also announced plans for continued support through small village‑level workshops for mothers’ groups and the formation of monitoring groups to track Eco Enzyme adoption in households.
Closing
This socialization event reaffirmed the shared commitment of GOW and RDEE Mojokerto volunteers to shift perceptions of waste from burden to resource. With practical steps and member support, the small changes made in households are expected to grow into a larger movement that helps lead Mojokerto Regency toward its Zero Waste goals.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)





Tinggalkan komentar