Tema: “Sampah Berkah, Rumah Sehat, Bumi Selamat”
Mojokerto, 27 Juli 2027 — Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE) bersama PKK Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan sosialisasi dan praktek pembuatan Eco Enzyme (EE) di Pendopo Graha Mana Tama, Kabupaten Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh Bupati Mojokerto, Ketua PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua GOW, Kepala PMD, para Camat, serta Ketua PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kabupaten Mojokerto. Jumlah peserta mencapai 110 orang, menunjukkan antusiasme besar terhadap gerakan lingkungan ini.
Sambutan Ketua PKK Kabupaten Mojokerto
Dalam sambutannya, Ketua PKK Kabupaten Mojokerto menegaskan bahwa terdapat sejumlah isu strategis yang harus segera ditangani oleh PKK. Hal tersebut tidak mungkin diselesaikan secara mandiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas pihak.
“Sangat perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk bersama RDEE dalam mengolah sampah agar menjadi bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan. Saya mengajak seluruh Ketua PKK Kecamatan untuk segera berkolaborasi dengan RDEE bagaimana mengolah sampah menjadi emas,” ujar Ketua PKK Kabupaten Mojokerto.
Praktek Pembuatan Eco Enzyme
Relawan RDEE yang hadir — Bunda Susilawati, Bangda Cak Lim, dan Bunda Utari — mendampingi peserta dalam praktek langsung pembuatan Eco Enzyme. Peserta diajak memahami formula dasar fermentasi organik yang sederhana namun berdampak besar bagi lingkungan dan kesehatan.
Diskusi & Tanya Jawab
Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan tanya jawab. Peserta aktif menyampaikan pertanyaan seputar manfaat Eco Enzyme, cara penyimpanan, serta peluang pemanfaatan produk turunan Eco Enzyme untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.
Harapan Ketua RDEE Mojokerto – Bunda Susilawati
Sebagai narasumber utama, Bunda Susilawati menyampaikan harapan besar dari kegiatan ini:
- PKK Kabupaten Mojokerto menjadi pelopor gerakan dari dapur untuk bumi.
- Terbentuk kelompok percontohan pembuat dan pemanfaat Eco Enzyme yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
“Gerakan ini harus dimulai dari rumah tangga. Dari dapur kita bisa menyelamatkan bumi, sekaligus menciptakan rumah sehat dan lingkungan yang lestari,” tegas Bunda Susilawati.
Kesimpulan
Kegiatan sosialisasi dan praktek ini menegaskan komitmen YRDEE dan PKK Kabupaten Mojokerto untuk menjadikan sampah sebagai berkah, bukan beban. Dengan kolaborasi lintas pihak, Eco Enzyme diharapkan menjadi solusi nyata dalam menciptakan rumah sehat, lingkungan bersih, dan bumi yang selamat.
Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)
Socialization & Eco Enzyme Making Practice with PKK Mojokerto Regency
Theme: “Waste as Blessing, Healthy Home, Safe Earth”
Mojokerto, July 27, 2027 — The World Eco Enzyme Volunteer Foundation (YRDEE) together with PKK Mojokerto Regency held a socialization and practical training on Eco Enzyme (EE) production at Pendopo Graha Mana Tama, Mojokerto Regency. The event was attended by the Regent of Mojokerto, Chairwoman of PKK, Chairwoman of Dharma Wanita, Chairwoman of GOW, Head of PMD, sub-district heads, and PKK leaders from districts and villages across Mojokerto Regency. A total of 110 participants joined, reflecting strong enthusiasm for this environmental movement.
Remarks from the Chairwoman of PKK Mojokerto Regency
In her opening speech, the Chairwoman emphasized that PKK faces several strategic issues that cannot be solved independently but require collaboration across multiple stakeholders.
“It is essential to collaborate with various parties, including RDEE, in processing waste so that it becomes beneficial for families and the environment. I invite all PKK leaders at the district level to immediately collaborate with RDEE on how to turn waste into gold,” said the Chairwoman of PKK Mojokerto Regency.
Eco Enzyme Making Practice
RDEE volunteers — Bunda Susilawati, Bangda Cak Lim, and Bunda Utari — guided participants through hands-on practice in making Eco Enzyme. Participants learned the basic formula of organic fermentation, a simple yet impactful method for environmental sustainability and health improvement.
Discussion & Q&A
The session continued with an interactive discussion and Q&A. Participants actively asked about the benefits of Eco Enzyme, storage methods, and opportunities to utilize Eco Enzyme derivative products for household needs and small businesses.
Expectations from RDEE Mojokerto Chairwoman – Bunda Susilawati
As the main speaker, Bunda Susilawati expressed her hopes for the program:
- PKK Mojokerto Regency becomes a pioneer of the “from kitchen to earth” movement.
- Formation of pilot groups for Eco Enzyme production and utilization to inspire the wider community.
“This movement must start from households. From the kitchen, we can save the earth while creating healthy homes and sustainable environments,” stressed Bunda Susilawati.
Conclusion
This socialization and practice reaffirmed the commitment of YRDEE and PKK Mojokerto Regency to transform waste into blessings rather than burdens. Through cross-sector collaboration, Eco Enzyme is expected to become a tangible solution for creating healthy homes, clean environments, and a safe earth.
Healthy Living on a Healthy Earth with Eco Enzyme
World Eco Enzyme Volunteer Foundation (YRDEE)





Tinggalkan komentar