Danau Ranu Grati, Pasuruan – 09 Agustus 2026
Bangda Moch Nurkholis, Ketua Region Jawa Timur Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE), menegaskan pentingnya pelatihan Pendalaman dan Pemantapan SOP Eco Enzyme bagi para pegiat dan anggota RDEE. Menurutnya, perkembangan teknologi fermentasi menuntut peningkatan kualitas Eco Enzyme yang dihasilkan, bukan sekadar mengurai limbah rumah tangga.
Beliau menekankan bahwa di masa mendatang, materi turunan Eco Enzyme juga perlu dibakukan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan agar menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan relevan.
Tujuan Penuangan Eco Enzyme
Kegiatan penuangan Eco Enzyme ke Danau Ranu Grati bukan sekadar aksi simbolis, melainkan langkah nyata untuk memulihkan ekosistem perairan danau yang telah lama sakit. Moch Nurkholis menegaskan bahwa relawan terpanggil untuk bertindak ketika belum ada solusi baku dari pemerintah dalam mengembalikan ekosistem danau.
Gerakan ini diharapkan menjadi contoh bagi perairan lain di Indonesia — baik danau, waduk, sungai, maupun laut — bahwa dengan penuangan Eco Enzyme secara berkelanjutan, ekosistem yang rusak akibat ulah manusia maupun bencana alam dapat diperbaiki.
Peran Akademisi
Sebagai penutup, Moch Nurkholis menyampaikan harapan agar akademisi turut meneliti secara spesifik perubahan-perubahan ekologis yang terjadi akibat aplikasi Eco Enzyme. Dukungan penelitian ilmiah akan memperkuat bukti efektivitas Eco Enzyme sebagai solusi bioremediasi berbasis komunitas.
Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)
Bangda Moch Nurkholis: The Importance of Deepening & Strengthening Eco Enzyme SOP RDEE for RDEE Members
Ranu Grati Lake, Pasuruan – August 9, 2026
Bangda Moch Nurkholis, Chairman of the East Java Region of Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE), emphasized the significance of the Deepening and Strengthening of Eco Enzyme SOP training for Eco Enzyme practitioners, particularly RDEE members. He explained that with the rapid development of fermentation technology, there is a growing demand to improve the quality of Eco Enzyme produced — moving beyond simply reducing household waste.
He further highlighted that in the future, derivative materials of Eco Enzyme must also be standardized in line with current and upcoming scientific knowledge, ensuring the production of high-quality and relevant products.
Purpose of Eco Enzyme Pouring
The pouring of Eco Enzyme into Ranu Grati Lake is not merely symbolic. It is a concrete step toward restoring the lake’s aquatic ecosystem, which has long been in decline. Moch Nurkholis stressed that volunteers feel compelled to act, especially when government agencies have yet to establish a definitive solution for ecosystem recovery.
This initiative is envisioned as a model for other water bodies across Indonesia — lakes, reservoirs, rivers, and even seas — demonstrating that continuous application of Eco Enzyme can rehabilitate ecosystems damaged by human activity or natural disasters.
Role of Academia
In closing, Moch Nurkholis expressed hope that academics will conduct specific research on the ecological changes resulting from Eco Enzyme application. Scientific validation will strengthen the evidence of Eco Enzyme’s effectiveness as a community-based bioremediation solution.
Healthy Living on a Healthy Earth with Eco Enzyme.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)





Tinggalkan komentar