Danau Ranu Grati, Pasuruan, Jawa Timur – 09 Agustus 2026
Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan Pendalaman dan Pemantapan Eco Enzyme SOP RDEE yang diselenggarakan di Danau Ranu Grati, Pasuruan. Acara ini diikuti oleh para relawan RDEE Jawa Timur dengan penuh semangat, sekaligus diwarnai aksi penuangan 1.500 liter Eco Enzyme ke perairan danau.
Sebagai narasumber utama, Ketua Umum Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE), Bangda Danial Kaban, menekankan pentingnya pemahaman SOP RDEE dalam menghasilkan Eco Enzyme berkualitas tinggi. Beliau menyampaikan bahwa dengan disiplin mengikuti SOP, setiap peserta mampu memproduksi Eco Enzyme di rumah masing-masing, sekaligus mengurangi timbunan sampah organik.
Dalam pemaparan materi, Bangda Danial Kaban menguraikan:
- Validasi ilmiah fermentasi Eco Enzyme yang didukung penelitian dan jurnal akademik.
- Hirarki buah tropis terbaik sebagai bahan baku Eco Enzyme.
- Pentingnya proses full anaerob/hermetik untuk menjamin kualitas fermentasi.
- Profil kimia, multienzyme, dan kandungan antimikroba yang mampu menghancurkan patogen melalui empat jalur simultan: penurunan pH ekstrem, perusakan dinding sel, lisis lipid, dan denaturasi protein.
- SOP pemanenan, pengemasan, dan penyimpanan Eco Enzyme agar tetap terjaga kualitasnya.
- Komitmen berkelanjutan YRDEE dalam pendidikan lingkungan, gaya hidup sehat, serta pemberdayaan komunitas.
Selain pendalaman materi, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan aksi nyata penuangan tambahan 1.000 liter Eco Enzyme ke Danau Ranu Grati. Dengan demikian, total Eco Enzyme yang dituangkan pada kesempatan ini mencapai 2.500 liter, sejalan dengan tradisi rutin setiap Jumat Legi oleh relawan RDEE Pasuruan.
Hasil dari konsistensi gerakan ini mulai terlihat. Habitat Danau Ranu Grati menunjukkan tanda-tanda pemulihan: ikan khas danau, ikan lempuk (Gobiopterus spp.), semakin melimpah, udang yang sempat punah kini kembali muncul, dan panen peternak ikan keramba semakin meningkat.
Bangda Danial Kaban menutup sesi dengan pesan inspiratif:
“Ketika kita berbuat baik kepada Bumi, maka Bumi akan memiliki cara berbuat baik kepada kita.”
Gerakan ini bukan sekadar teknis mengolah limbah, melainkan transformasi kesadaran ekologis dan spiritual. YRDEE menegaskan bahwa Eco Enzyme adalah jembatan antara kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)
Deepening & Strengthening Eco Enzyme SOP RDEE, Pasuruan, East Java
Ranu Grati Lake, Pasuruan, East Java – August 9, 2026
The East Java branch of Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) once again demonstrated its strong commitment to environmental preservation through the Deepening and Strengthening of Eco Enzyme SOP RDEE program held at Ranu Grati Lake, Pasuruan. The event was attended enthusiastically by RDEE East Java volunteers and highlighted by the pouring of 1,500 liters of Eco Enzyme into the lake.
As the keynote speaker, Bangda Danial Kaban, General Chairman of the Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE), emphasized the importance of mastering the SOP RDEE to produce high-quality Eco Enzyme. He explained that by consistently following the SOP, participants can create Eco Enzyme at home while simultaneously reducing organic waste.
In his presentation, Bangda Danial Kaban outlined:
- Scientific validation of Eco Enzyme fermentation supported by research and academic journals.
- The hierarchy of tropical fruits as the best raw materials for Eco Enzyme production.
- The critical role of full anaerobic/hermetic fermentation in ensuring quality.
- Chemical profiles, multienzyme content, and antimicrobial properties that destroy pathogens through four simultaneous mechanisms: extreme pH reduction, cell wall breakdown, lipid lysis, and protein denaturation.
- SOPs for harvesting, packaging, and storing Eco Enzyme to maintain its effectiveness.
- YRDEE’s ongoing commitment to environmental education, healthy living, and community empowerment.
Beyond the training session, the program continued with an additional pouring of 1,000 liters of Eco Enzyme into Ranu Grati Lake. In total, 2,500 liters were poured during this occasion, in line with the tradition of routine Eco Enzyme application every Jumat Legi by RDEE Pasuruan volunteers.
The consistency of this movement has begun to show tangible results. The ecosystem of Ranu Grati Lake is recovering: the native lempuk fish (Gobiopterus spp.) are thriving, shrimp that had previously disappeared have reappeared, and fish farmers are experiencing better harvests from their floating cages.
Bangda Danial Kaban concluded with an inspiring message:
“When we do good to the Earth, the Earth will find a way to do good to us.”
This movement is not merely about waste management techniques, but a transformation of ecological and spiritual awareness. YRDEE affirms that Eco Enzyme serves as a bridge connecting health, environment, and community empowerment.
Healthy Living on a Healthy Earth with Eco Enzyme.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)





Tinggalkan komentar