Bedugul, Bali — 21–22 Agustus 2026 Tema: Jiwa Relawan Bangkit Bersama Eco Enzyme / The Spirit of Volunteers Rising Together with Eco Enzyme
Jambore RDEE ke-4 yang digelar di Wisma Nangun Kerti, Bedugul, Bali pada 21–22 Agustus 2026 mempertemukan 59 relawan perwakilan dari region dan kabupaten/kota seluruh Indonesia. Kegiatan dua hari ini mengusung semangat kebersamaan, aksi nyata, dan pengembangan produk ramah lingkungan berbasis eco enzyme, serta menegaskan komitmen relawan untuk menyebarluaskan praktik ramah lingkungan di komunitas masing-masing.
Hari Pertama 21 Agustus 2026 Sub Tema Bersama Berbagi Berkarya dan Menginspirasi
- Pembukaan resmi oleh panitia dan sambutan dari pengurus yayasan.
- Pertunjukan seni dan tari menampilkan Tari Pendet, Tari Cendrawasih, dan Tari Nusantara, sebagai pembuka yang memancarkan kekayaan budaya Bali dan semangat kebersamaan.
- Laporan Ketua Panitia disampaikan oleh Bunda Anom Widiyanti, yang melaporkan kehadiran 59 peserta dan menyampaikan bahwa beberapa panitia berhalangan hadir karena kedukaan.
- Sambutan Ketua Umum Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme disampaikan oleh Bangda Danial Kaban, yang memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh relawan dan panitia atas kerja keras mereka. Secara khusus beliau menyampaikan terima kasih kepada Bapak I Nyoman Parta, SH atas kehadirannya. Jambore ini menjadi momen berbeda karena merupakan jambore pertama tanpa kehadiran Bangda Suhu Bathara Surya, yang telah mendahului; semangat dan jejak kebaikannya diharapkan menjadi inspirasi bagi relawan.
- Sambutan dan presentasi dari Bapak I Nyoman Parta, SH, aktivis lingkungan dan anggota DPR-RI Komisi III Dapil Bali, yang berbagi pengalaman panjangnya dalam pembuatan dan pemanfaatan eco enzyme sehari-hari. Beliau menekankan praktik rutin penumpangan eco enzyme ke Danau Batur bersama penggiat lokal dan mengutip Bhagawad Gita V, 25: “Bhuta hita ratah brahma nirvana” yang dimaknai sebagai ajakan menjaga kelestarian alam untuk mencapai kebahagiaan sejati. Presentasi juga menyoroti manfaat eco enzyme untuk lingkungan, pertanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan.
- Sambutan Ketua Pembina YRDEE oleh Bangda Heriyanto Anang Ibrahim, yang mengajak relawan untuk terus membuat eco enzyme sesuai SOP RDEE dan aktif menyebarluaskan pengetahuan ini.
- Aksi solidaritas spontan: seluruh peserta memberikan bantuan kepada Yayasan Narayan Seva berupa buku, uang tunai, dan sembako, sebagai wujud kepedulian sosial relawan.
- Penutup hari pertama diwarnai api unggun, permainan, dan orasi singkat yang mempererat silaturahmi serta meneguhkan semangat relawan untuk terus berbuat kebaikan melalui eco enzyme.
Hari Kedua 22 Agustus 2026 Kegiatan dan Peluncuran Produk
- Senam bersama sebagai pembuka pagi untuk menyegarkan tubuh dan memperkuat kebersamaan.
- Launching produk RDEE: Cuka Tomat, dipresentasikan oleh Ketua Umum YRDEE. Penjelasan mencakup: a. Manfaat Cuka Tomat untuk keperluan rumah tangga dan aplikasi ramah lingkungan. b. Versi 1 (Standard): formula dasar pembuatan cuka tomat sesuai standar RDEE. c. Versi 2: pendekatan untuk meningkatkan kandungan asam asetat guna meningkatkan manfaat. d. Versi 3 (Cuka Premium): konsep produk premium yang akan diumumkan kemudian.
- Sesi Sharing setelah makan siang dipandu oleh Ketua Umum YRDEE, Ketua Pembina YRDEE, dan Ketua RDEE Region Bali Bangda I Putu Hardiyanto. Sesi ini menjadi ruang bertukar pengalaman teknis pembuatan eco enzyme, strategi penyuluhan komunitas, dan rencana kolaborasi ke depan.
Pesan Utama dan Kutipan Inspiratif
- Jiwa Relawan Bangkit Bersama Eco Enzyme menjadi inti pesan jambore: menegaskan bahwa aksi sukarela kolektif dapat menghadirkan solusi lingkungan yang praktis dan berdampak.
- Bangda Danial Kaban menekankan apresiasi kepada relawan dan harapan agar semangat yang ditinggalkan para pendahulu terus menginspirasi aksi nyata.
- Bapak I Nyoman Parta mengingatkan bahwa praktik menjaga alam adalah jalan menuju kesejahteraan spiritual dan sosial, serta memaparkan manfaat lintas sektor dari eco enzyme.
Dampak dan Tindak Lanjut
- Penguatan kapasitas 59 relawan sebagai agen perubahan di daerah masing-masing melalui pelatihan, SOP pembuatan eco enzyme.
- Komitmen untuk terus melakukan aksi lingkungan terukur, termasuk program penumpangan eco enzyme ke badan air dan penerapan pada pertanian, peternakan, dan perikanan.
- Rencana pengembangan produk lanjutan dan penyusunan modul pelatihan untuk disebarluaskan ke komunitas dan sekolah.
Penutup dan Eksplorasi Pulau Dewata
Setelah rangkaian resmi selesai, peserta menikmati keindahan Pulau Dewata dengan sub tema Wonderful Bali, memadukan pengalaman belajar dan kebudayaan lokal. Jambore RDEE ke-4 menutup dengan semangat baru: relawan yang terinspirasi, produk ramah lingkungan yang mulai diproduksi, dan jaringan kolaborasi yang semakin kuat.
Jambore Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) 4th Edition 2026 in Bali Bedugul, Bali — 21–22 August 2026 Theme: Jiwa Relawan Bangkit Bersama Eco Enzyme / The Spirit of Volunteers Rising Together with Eco Enzyme
The 4th RDEE Jamboree held at Wisma Nangun Kerti, Bedugul, Bali on 21–22 August 2026 brought together 59 volunteers representing regions and regencies/cities across Indonesia. This two-day event carried the spirit of togetherness, concrete action, and the development of eco-enzyme–based environmentally friendly products, reaffirming volunteers’ commitment to spreading eco-friendly practices within their communities.
Day One — 21 August 2026 Subtheme: Together, Share, Create, and Inspire
- Official opening by the committee and remarks from the foundation’s board.
- Art and dance performances featuring Tari Pendet, Tari Cendrawasih, and Tari Nusantara, serving as an opening that showcases Bali’s cultural richness and the spirit of unity.
- The Chair of the Committee’s report was delivered by Bunda Anom Widiyanti, who reported the attendance of 59 participants and noted that several committee members were unable to attend due to bereavement.
- The Chairman of the World Eco Enzyme Volunteers Foundation delivered remarks through Bangda Danial Kaban, expressing deep appreciation to all volunteers and the committee for their hard work. He gave special thanks to I Nyoman Parta, SH for attending. This jamboree was particularly poignant as it was the first held without Bangda Suhu Bathara Surya, who has passed away; his spirit and legacy are hoped to continue inspiring volunteers.
- Speech and presentation by I Nyoman Parta, SH, an environmental activist and member of the Indonesian House of Representatives (Commission III, Bali electoral district), who shared his long experience in producing and using eco enzyme daily. He emphasized routine eco enzyme applications to Lake Batur with local practitioners and quoted Bhagavad Gita V, 25: “Bhuta hita ratah brahma nirvana,” interpreted as an exhortation that those who consistently preserve nature will attain true bliss. His presentation also highlighted eco enzyme benefits for the environment, agriculture, livestock, fisheries, and health.
- Speech from the YRDEE Patron, Bangda Heriyanto Anang Ibrahim, urging volunteers to continue producing eco enzyme according to RDEE SOP and to actively disseminate this knowledge.
- Spontaneous solidarity action: all participants contributed assistance to Yayasan Narayan Seva in the form of books, cash, and basic food supplies, demonstrating volunteers’ social concern.
- The first day closed with a bonfire, games, and short orations that strengthened fellowship and reaffirmed volunteers’ commitment to doing good through eco enzyme.
Day Two — 22 August 2026 Activities and Product Launch
- Group exercise to start the morning, refresh the body, and reinforce togetherness.
- Product launch by RDEE: Tomato Vinegar, presented by the Chair of YRDEE. The presentation covered: a. Benefits of Tomato Vinegar for household use and eco-friendly applications. b. Version 1 (Standard): the basic tomato vinegar formula according to RDEE standards. c. Version 2: an approach to increase the acetic acid content to enhance its benefits. d. Version 3 (Premium Vinegar): a premium product concept to be announced later.
- Sharing session after lunch, moderated by the Chair of YRDEE, the YRDEE Patron, and Chair of RDEE Region Bali, Bangda I Putu Hardiyanto. This session served as a space to exchange technical experiences in eco enzyme production, community outreach strategies, and future collaboration plans.
Key Messages and Inspirational Quotes
- Jiwa Relawan Bangkit Bersama Eco Enzyme is the core message of the jamboree: affirming that collective voluntary action can deliver practical, impactful environmental solutions.
- Bangda Danial Kaban emphasized appreciation for volunteers and expressed hope that the spirit left by predecessors will continue to inspire concrete actions.
- I Nyoman Parta reminded participants that caring for nature is a path to spiritual and social well-being and outlined eco enzyme’s cross-sector benefits.
Impact and Follow-up
- Strengthening the capacity of 59 volunteers as agents of change in their respective regions through training and RDEE eco enzyme SOPs.
- Commitment to continue measurable environmental actions, including eco enzyme applications to water bodies and implementation in agriculture, livestock, and fisheries.
- Plans for further product development and the creation of training modules to be distributed to communities and schools.
Closing and Exploring the Island of the Gods After the official program concluded, participants enjoyed the beauty of the Island of the Gods under the subtheme Wonderful Bali, blending learning experiences with local culture. The 4th RDEE Jamboree closed with renewed spirit: inspired volunteers, emerging eco-friendly products, and an increasingly strong collaborative network.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)





Tinggalkan komentar