Sosialisasi Eco Enzyme untuk PKK Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto

Pada 9 September 2026, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menjadi tuan rumah kegiatan sosialisasi Eco Enzyme (EE) yang diinisiasi oleh Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kecamatan Sooko ini bertujuan memperkenalkan teknik pemanfaatan sampah organik melalui fermentasi menjadi cairan multifungsi sekaligus memperkuat peran PKK dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Peserta dan Narasumber

Narasumber dari RDEE Mojokerto

  • Bunda Dining
  • Bude Sri
  • Bunda Kiki

Sasaran peserta

  • Ketua dan pengurus PKK dari 15 kelurahan
  • Kader kesehatan lingkungan dari 15 kelurahan
  • PKK dan pengurus PKK Kecamatan Sooko
  • Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto

Rangkaian Kegiatan

Kegiatan dimulai dengan sesi pembinaan pengelolaan sampah yang dipandu oleh tim DLH Kabupaten Mojokerto, yang membahas tata kelola sampah dan limbah rumah tangga secara teknis dan kebijakan. Setelah itu dilanjutkan sosialisasi Eco Enzyme oleh tim RDEE, yang menjelaskan konsep fermentasi sampah organik untuk menghasilkan cairan multifungsi serta demonstrasi pembuatan dasar Eco Enzyme. Materi disampaikan secara praktis agar kader dan pengurus PKK dapat langsung menerapkan di tingkat kelurahan dan rumah tangga.

Tujuan dan Manfaat

Tujuan kegiatan

  1. Menjalin kerja sama antara DLH dan RDEE dalam pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga.
  2. Memberdayakan ibu-ibu PKK sebagai garda terdepan pengelolaan sampah rumah tangga melalui pemanfaatan Eco Enzyme.

Manfaat yang diharapkan

  1. Peningkatan kapasitas kader dan pengurus PKK dalam pengelolaan sampah organik.
  2. Pengurangan volume sampah organik melalui pemanfaatan lokal.
  3. Terwujudnya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Rencana Tindak Lanjut

  1. Setiap kelurahan diminta membuat Eco Enzyme secara mandiri sebagai langkah awal penerapan.
  2. DLH bersama RDEE akan melaksanakan kegiatan lanjutan berupa sosialisasi dan pendampingan ke kecamatan dan kelurahan untuk memperluas praktik pemanfaatan sampah organik.

Penutup

Sosialisasi Eco Enzyme di Kecamatan Sooko menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, relawan, dan organisasi masyarakat untuk mengatasi permasalahan sampah rumah tangga. Dengan pemberdayaan PKK sebagai ujung tombak, diharapkan praktik sederhana seperti pembuatan Eco Enzyme dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

 

Eco Enzyme Socialization for PKK in Sooko Subdistrict, Mojokerto Regency

On 9 September 2026, Sooko Subdistrict in Mojokerto Regency hosted a socialization event on Eco Enzyme (EE) initiated by the Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto in collaboration with the Mojokerto Regency Environmental Agency (DLH). Held in the Sooko Subdistrict Meeting Room, the event aimed to introduce techniques for converting organic waste through fermentation into a multifunctional liquid while strengthening the role of PKK in household waste management.

Speakers and Participants

Speakers from RDEE Mojokerto

  • Bunda Dining
  • Bude Sri
  • Bunda Kiki

Target participants

  • Chairpersons and committee members of PKK from 15 villages
  • Environmental health cadres from 15 villages
  • PKK and PKK committee members of Sooko Subdistrict
  • Representatives from the Mojokerto Regency Environmental Agency (DLH)

Program Outline

The program began with a waste management training session led by the DLH team of Mojokerto Regency, covering technical and policy aspects of household waste and waste management. This was followed by an Eco Enzyme socialization session by the RDEE team, which explained the fermentation concept for organic waste to produce a multifunctional liquid and included a basic Eco Enzyme production demonstration. The material was delivered practically so that cadres and PKK committee members could immediately apply the methods at the village and household levels.

Objectives and Benefits

Objectives

  1. Establish cooperation between DLH and RDEE in managing household waste and waste streams.
  2. Empower PKK mothers as the frontline in household waste management through the use of Eco Enzyme.

Expected benefits

  1. Increased capacity of PKK cadres and committee members in managing organic waste.
  2. Reduced volume of organic waste through local utilization.
  3. Creation of cleaner and healthier environments at the subdistrict and village levels.

Follow-Up Plan

  1. Each village is requested to produce Eco Enzyme independently as an initial implementation step.
  2. DLH together with RDEE will carry out follow-up activities, including socialization and assistance to subdistricts and villages to expand the practice of utilizing organic waste.

Closing

The Eco Enzyme socialization in Sooko Subdistrict underscores the importance of collaboration among local government, volunteers, and community organizations in addressing household waste issues. By empowering PKK as the spearhead, simple practices such as Eco Enzyme production are expected to become sustainable solutions for creating cleaner and healthier communities.

Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

Tinggalkan komentar