RDEE Mojokerto Gelar Sosialisasi Eco Enzyme Bersama PKK dan DLH di Kecamatan Trowulan

Trowulan, 10 September 2026 — Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah organik. Bertempat di Ruang Kecamatan Trowulan, kegiatan sosialisasi Eco Enzyme (EE) digelar dengan menghadirkan narasumber dari RDEE, yakni Bude Sri dan Pakde Sri.

Peserta dan Sasaran

Kegiatan ini diikuti oleh:

  • Ketua dan pengurus PKK dari 15 kelurahan
  • Kader kesehatan lingkungan dari 15 kelurahan
  • PKK dan pengurus PKK Kecamatan Sooko
  • Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto

Rangkaian Kegiatan

Acara dimulai dengan sesi pembinaan pengelolaan sampah oleh tim DLH Kabupaten Mojokerto yang menekankan pentingnya tata kelola sampah rumah tangga secara sistematis dan berkelanjutan. Dilanjutkan dengan sosialisasi Eco Enzyme oleh tim RDEE Mojokerto, peserta diperkenalkan pada konsep fermentasi sampah organik menjadi cairan multifungsi yang bermanfaat bagi rumah tangga maupun lingkungan.

Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktek langsung pembuatan Eco Enzyme, sehingga dapat memahami formula dasar fermentasi organik dan cara penerapannya di tingkat rumah tangga maupun kelurahan.

Tujuan dan Manfaat

Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama:

  1. Menjalin kerja sama antara DLH dan RDEE dalam pengelolaan sampah serta limbah rumah tangga.
  2. Memberdayakan ibu-ibu PKK sebagai garda terdepan dalam pemanfaatan Eco Enzyme untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat.

Dengan pemberdayaan ini, masyarakat diharapkan mampu mengurangi volume sampah organik sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Rencana Tindak Lanjut

Sebagai tindak lanjut, ditetapkan langkah-langkah berikut:

  1. Setiap kelurahan diminta membuat Eco Enzyme secara mandiri sebagai bentuk penerapan nyata.
  2. DLH bersama RDEE akan melaksanakan kegiatan lanjutan berupa sosialisasi dan pendampingan ke kecamatan serta kelurahan untuk memperluas praktik pemanfaatan sampah organik.

Penutup

Sosialisasi Eco Enzyme di Kecamatan Trowulan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam mengatasi permasalahan sampah rumah tangga. Dengan keterlibatan aktif PKK, DLH, dan relawan, gerakan sederhana dari dapur rumah tangga diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan bagi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

 

RDEE Mojokerto Holds Eco Enzyme Socialization with PKK and DLH in Trowulan District

Trowulan, September 10, 2026 — Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto reaffirmed its commitment to community education on organic waste management by organizing an Eco Enzyme (EE) socialization program at the Trowulan District Hall. The event featured speakers from RDEE, namely Bude Sri and Pakde Sri.

Participants and Target Audience

The program was attended by:

  • Chairpersons and administrators of PKK from 15 sub-districts
  • Environmental health cadres from 15 sub-districts
  • PKK members and administrators from Sooko District
  • Representatives from the Mojokerto District Environmental Agency (DLH)

Program Highlights

The event began with a session on household waste management led by the DLH team, emphasizing systematic and sustainable approaches to domestic waste handling. This was followed by RDEE Mojokerto’s presentation on Eco Enzyme, introducing the concept of fermenting organic waste into a multifunctional liquid beneficial for households and the environment.

In addition to theoretical explanations, participants engaged in hands-on practice of Eco Enzyme production, enabling them to understand the basic fermentation formula and its practical application at household and community levels.

Objectives and Benefits

The initiative was designed with two primary objectives:

  1. To establish collaboration between DLH and RDEE in managing household waste and sewage.
  2. To empower PKK women as the frontline agents in utilizing Eco Enzyme to create cleaner and healthier communities.

Through this empowerment, the program aims to reduce organic waste volume while fostering sustainable and healthier living environments.

Follow-Up Plans

Concrete steps were outlined as follow-up actions:

  1. Each sub-district is encouraged to independently produce Eco Enzyme as an initial implementation measure.
  2. DLH and RDEE will jointly conduct further socialization and mentoring activities across districts and sub-districts to expand the practice of organic waste utilization.

Closing Remarks

The Eco Enzyme socialization in Trowulan District underscored the importance of cross-sector collaboration in addressing household waste challenges. With the active involvement of PKK, DLH, and volunteers, this simple yet impactful initiative is expected to become a sustainable solution for creating cleaner, healthier, and greener communities.

Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

Tinggalkan komentar