Pasuruan, Jumat Legi, 11 September 2026
Komunitas Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Pasuruan kembali melaksanakan aksi peduli lingkungan berupa penuangan 2.500 liter Eco Enzyme ke perairan Danau Ranu Grati, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini merupakan penuangan ke-VIII sepanjang tahun 2026, yang konsisten dilakukan setiap Jumat Legi atau sekitar 35 hari sekali.
Kehadiran Stakeholder
Acara kali ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, di antaranya:
- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Perikanan (DKPPP) Kabupaten Pasuruan
- Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur
- Komunitas Relawan Peduli Ranu
- RDEE Pasuruan
- Sukun 78
Kehadiran lintas instansi dan komunitas ini menjadi bukti nyata bahwa gerakan berbasis masyarakat dapat memperoleh dukungan pemerintah dan swasta untuk keberlanjutan ekosistem danau.
Dampak Positif
Menurut Bangda Abu Hasan, Ketua RDEE Pasuruan Jawa Timur, manfaat dari rutinnya penuangan Eco Enzyme sudah terlihat jelas:
- Kualitas air danau semakin baik sehingga mendukung keseimbangan ekosistem.
- Populasi ikan asli Danau Grati meningkat, memberi harapan baru bagi nelayan lokal.
- Udang air tawar yang sempat hilang kini kembali ditemukan, menjadi sumber penghidupan tambahan bagi masyarakat sekitar.
Bangda Abu Hasan menegaskan bahwa konsistensi gerakan ini adalah bentuk sedekah lingkungan yang membawa keberkahan bagi ekosistem dan kesejahteraan masyarakat.
Harapan ke Depan
Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat, gerakan sedekah Eco Enzyme di Danau Ranu Grati diharapkan dapat menjadi model bioremediasi berbasis komunitas yang menginspirasi daerah lain di Indonesia.
Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)
Eco Enzyme Donation: 2,500 Liters for Ranu Grati Lake, Pasuruan Pasuruan, East Java
Pasuruan, Friday Legi, September 11, 2026
The Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Pasuruan community once again carried out an environmental action by pouring 2,500 liters of Eco Enzyme into the waters of Ranu Grati Lake, Pasuruan Regency. This marks the 8th pouring in 2026, consistently held every Friday Legi—approximately every 35 days.
Stakeholder Participation
This meaningful event was supported by various institutions and communities, including:
- Environmental Agency (DLH) of Pasuruan Regency
- Food Security, Agriculture, and Fisheries Agency (DKPPP) of Pasuruan Regency
- Water Resources Agency of East Java Province
- Relawan Peduli Ranu Community
- RDEE Pasuruan
- Sukun 78
Their presence reflects the strong collaboration between government agencies, local communities, and private stakeholders in sustaining the lake’s ecosystem.
Positive Impacts
According to Bangda Abu Hasan, Chairman of RDEE Pasuruan, the benefits of routine Eco Enzyme pouring are already evident:
- Improved water quality in the lake, supporting ecological balance.
- Increased population of native fish species, providing renewed hope for local fishermen.
- Freshwater shrimp, once absent, have now reappeared, becoming an additional source of livelihood for the community.
Bangda Abu Hasan emphasized that this consistent environmental action is a form of charity for nature, bringing blessings to both the ecosystem and the people who depend on it.
Looking Ahead
With continued support from local government, communities, and society, the Eco Enzyme donation movement at Ranu Grati Lake is expected to become a community-based bioremediation model that inspires similar initiatives across Indonesia.
Healthy Life on a Healthy Earth with Eco Enzyme.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)





Tinggalkan komentar