-
Rekor MURI Peserta Pembuatan Eco Enzyme, Ratusan Dosen dan Mahasiswa Panen dan Tuang Eco Enzyme ke Sungai Siak, Pekanbaru, Riau

RDEE Pekanbaru, Riau; Rabu 12 Januari 2025
Setelah berhasil raih gelar dari Musium Rekor Indonesia ( MURI) tiga bulan yang lalu dengan membuat eco enzyme dengan peserta sebanyak 1000 ( seribu) orang yang terdiri dari mahasiswa dan sivitas akademika Universitas Abdurrab Riau, hari ini (Rabu,12 Februari 2025) dilakukan panen eco enzyme dan langsung di tuangkan ke sungai Siak.
Sebanyak 100 ( seratus) orang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa dari Universitas Abdurrab terlibat dalam proses panen eco enzyme yang dibuatnya 3(tiga) bulan yang lalu .
Eco enzyme yang dibuat dengan melibatkan ribuan orang dan tercatat dalam Musium Rekor Indonesia (MURI), langsung diaplikasikan pada sungai siak.Ribuan liter eco enzyme terlihat langsung di tuangkan pada sungai siak dengan harapan habitat serta biota yang ada pada sungai siak semakin berkembang sehinģga ekosistemnya semakin terjaga.
Prof. Susi Endrini S. Si. MS. c P. hD, selaku Pembina RDEE Pekanbaru yang juga menjabat sebagai Rektor Univ. Abdurrab Riau mengajak semua kalangan untuk selalu menjaga lingkungan serta kualitas sungai siak.
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme












-
Giat RDEE Kab. Gresik Dalam rangka Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN)

RDEE Gresik, 05 Februari 2025
Dalam rangka Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) mengadakan” Pelatihan Pengelolaan Sampah organik untuk penguatan pangan Mandiri “bertempat di sekretariat Bersama RDEE Jl. Wahidin Sudiro Husodo 104B Gresik.
Tujuan pelatihan kami ini yaitu untuk membantu pengurangan timbunan sampah di TPA Ngipik dan untuk mengajak peserta bisa mengelola sampah dari sumbernya sehingga dapat menciptakan kemandirian pangan skala rumah tangga dan untuk meningkatkan nilai ekonomi berbasis sampah “kata Tatik Erawati selaku ketua RDEE kab Gresik”
Hadir pula sebagai Undangan dari Dinas Lingkungan Hidup Ibu Nurul Fadhila ,dari PT. Smelting Bapak Indra SW. Junor dan Ibu Rachmayani juga dari Kwarcab Pramuka Dra Kartini
Kegiatan tersebut diisi pelatihan membuat kompos sederhana memanfaatkan media dari guna ulang sampah oleh relawan Arumi ,budidaya magot yang simple tanpa lahan luas oleh sujakfar ,dan membuat ECO Enzyme sebanyak 80 Liter oleh relawan Tatik dan tim
Pelatihan ini dikuti 50 orang peserta dari berbagai unsur yaitu forum anak, pelaku UMKM, Pramuka, pelajar, duta lingkungan dan masyarakat umumBIJAK OLAH SAMPAH
SALAM ECO ENZYME
Hidup sehat di bumi yang sehat bersama Eco Enzyme












-
STIE DARUL FALAH gandeng RDEE MOJOKERTO sosialisakan Penanganan PMK dengan Eco Enzyme

Mojokerto, 31 Januari 2025
Mahasiswa STIE Darul Falah Mojokerto dan RDEE MOJOKERTO melakukan sosialisasi penanganan PMK yang dihadiri oleh warga dusun pagerwojo Desa Gedangan , Babinsa serta perangkat desa.
Warga yang rata rata sebagai peternak dan petani nampak sangat antusias dalam menerima materi yang disampaikan oleh Narasumber berkaitan dengan penyakit mulut dan kuku yang marak menyerang ternak khususnya yang berkaki belah.Materi eco enzyme disampaikan oleh Ghufron.SPd selaku Ketua RDEE MOJOKERTO secara detail dari Kaidah, manfaat serta tata cara pembuatan eco enzyme sesuai SOP RDEE.
Kuliah kerja nyata (disingkat KKN atau kukerta) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia.
Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tridarma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Seperti halnya mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto yang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) didesa Gedangan Kecamatan Kutorejo kabupaten mojokerto.
Dalam pelaksanaan KKN , mahasiswa melakukan pendekatan , khususnya dalam penanganan Penyakit Mulut dan Kuku pada ternaknya.Humas RDEE Mojokerto





-
Eco Enzyme sebagai Solusi Pengurangan Sampah Organik

RDEE Gresik, 01 Februari 2025
Rumus takaran
Pembuatan ECO Enzyme by RDEE1kl gula merah atau molase✍
3 kg BO (kulit buah dan sayuran)✍
10 Liter air ✍
Difermentasi min 90 hari
Fermentasi Full Anaerob
EE Umum, Min 5 Jenis BO
Memperhatikan SOP RDEE
✍Kegiatan ini dilakukan di bank ECO enzyme RDEE kab Gresik desa Randuang
Di Bank Eco Enzyme Gresik yang bertempat di rumah Ketua RDEE Kab Gresik berjumlah hampir 1000 Liter yang terpanen, sedang kan yang belum terpanen 370 an Liter
,”sampah mu tanggung jawabmu
Sampahku tanggungjawabku “Salam Bumi pasti lestari
Salam ECO Enzyme
Hidup sehat dibumi yang sehat bersama ECO enzyme


-
Panen EE dan Pembuatan Sabun Cair

RDEE Region DI Yogya, 27 Januari 2025
Giat hari ini di RDEE Region Yogya
Pemanenan Eco Enzyme, Soft Eco Enzyme dan Classic Enzyme hasil dari praktek 1 tahun yang lalu.
Panen EE dibarengi dengan selesainya masa Fermentasi Classic Enzyme (1 Tahun)
Pembuatan EE SEE dan CE tersebut dilakukan bersama oleh Relawan Yogya, relawan Sleman dan Relawan SoloPengurus RDEE Region DI Yogyakarta Bunda Anita Zainur menyampaikan, setelah selesai Panen EE, SEE dan CE maka dilanjutkan dengan pembuatan Sabun Cair yang berbahan dasar Soft Eco Enzyme, imbuhnya.
Semangat terus Relawan Region DI Yogyakarta dan sekitarnya
Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco EnzymeYayasan Relawan Dunia Eco Enzyme

-
Pembentukan Bank Eco Enzyme RDEE Kabupaten Gresik

RDEE Gresik, 26 Januari 2025
Pembentukan BANK ECO ENZYME RDEE kab Gresik di Desa Kedanyang ,yang dipimpin langsung oleh ketua RDEE kab Gresik yaitu Tatik Erawati,didampingi relawan Lila ,Antin ,Fitri , Rusdi .
Pembentukan Bank ECO Enzyme bertujuan yaitu :
🎀untuk tempat edukasi dan mengajak warga desa Kedayang dan sekitarnnya terkait pengurangan sampah organik skala rumah tangga diolah menjadi ECO Enzyme ,dan kompos.
🎀Dan membantu pengurangan sampah yang ada Di TPA ngipik kab Gresik
🎀Penguatan pangan mandiri
🎀menjadikan lingkungan bersih dan sehatAgenda kegiatan tersebut turut hadir kepala Desa Kedanyang dan ibu ketu TP PKK desa Kedanyang serta bapak Rw dan RT serta ibu ketua kelompok PKK RW ,dan RT yang ditempatkan dirumah relawan bangda Woko dan bunda Yuyun selaku koordinator Relawan RDEE yang ada di desa kedanyang .
Disamping itu dari tim relawan RDEE Gresik menyerahkan donasi kepada tim BEE desa Kedayang yang didampingi oleh kepala dan ketua TP PKK desa Kedanyang barang -barang tersebut berupa :
1 Tong untuk wadah fermentasi EE ,
2 molase,
3 Tamanan sanzivera ,
4 Benner , .Kegiatan selanjutnya di BEE desa Kedayang yaitu pembuatan ECO Enzyme sedesa /massal.
“Kami mewakilli dari pemdes Kedayang mengucapkan banyak terima kepada ibu Tatik berserta Tim relawan RDEE atas donasi peralatan pembuatan Eco enzyme dan sebagai pendamping lingkungan didesa kami” ,kata kades Kedanyang Ahmad Musthofa
#rdeekabgresik
#dlhkabgresik
#gkmskabgresik
#pemdeskedayang
#tppkkdesakedanyang
#klhk
#smeltingpeduli
#koperasibumisehatgresikYayasan Relawan Dunia Eco Enzyme







-
RDEE Eco Enzyme hadir di SMP Kanisius Girisonta Kab. Semarang, Jawa Tengah

RDEE Jawa Tengah, 22 January 2025
Dengan penuh semangat dan antusias, anak anak SMP kelas 10 dan 12 memperhatikan materi Eco Enzyme yang disampaikan dan lebih semangat saat ikut membuat Eco Enzyme.
Pelatihan pembuatan Eco Enzyme dilakukan di SMP Kanisius Girisonta Kab Semarang, Jawa Tengah sebanyak 23 Peserta dengan 2 Guru Pendamping.Relawan Bunda Ristiyanti dan Bunda Amanda memaparkan, “bahwa pelatihan ini merupakan kegiatan P5 dari SMP Kanisius Girisonta.
Direncanakan hasil dari pelatihan ini akan dipergunakan untuk kebersihan lingkungan sekolah dan perawatan tanaman”, ungkapnyaHidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme
Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme




-
Panen Eco Enzyme, KB Al-Huda undang Wali Murid dan Mahasiswa Unair.

RDEE MOJOKERTO
Selasa , 21 Januari 2025Rasa lega dirasa oleh para guru dan wali murid pada Kelompok Bermain Al-Huda yang berada di desa Wonoploso kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto.
Penantian 100 hari dirasa sangatlah lama guna bisa memanen langsung eco enzyme yang telah dibuat bersama dengan para Wali murid pada kelompok bermain (KB) Al-Huda beberapa bulan yang lalu yang dibimbing oleh Relawan Dunia Eco Enzyme Mojokerto.Hari ini ( selasa , 21 januari 2025) adalah waktu yang dinanti oleh mereka, sehingga di hari yang penuh berkah ini , mereka mengundang para wali murid untuk bisa memanen eco enzyme bersama sama.
Dan bertepatan dalam ini adik adik para Mahasiswa dari universitas Airlangga surabaya juga sedang melakukan KKN di desa Wonoploso, sehingga mereka juga dilibatkan untuk ikut memanen eco enzyme bersama.Tak ayal lagi , suasana riuh tatkala wadah fermentasi mulai dikeluarkan dari dalam ruang feementasi ,
Dan setelahnya suasana menjadi riang penuh rasa syukur dikarnakan hasil fermentasi berbau wangi dengan warna yang cantik menurut mereka.
Murid dari KB AL-HUDA juga dilibatkan untuk memanen Eco Enzyme sebagai sarana pembelajaran bagi murid KB Al-Huda.Dalam kesempatan itu juga dilakukan sosialiasi cara pembuatan eco enzyme dengan SOP RDEE kepada para mahasiswa yang sedang melakukan KKN oleh RDEE MOJOKERTO
Dengan harapan para mahasiswa bisa meneruskan tata cara pembuatan eco enzyme kepada masyarakat di tempat melakukan KKN.Miftakul Jannatin selaku kepala sekolah KB Al- Huda mengucapkan rasa terima kasih kepada RDEE MOJOKERTO yang telah sudi membimbing dalam proses pembuatan eco enzyme sampai berhasil dan mengharapkan akan terus di bimbing dalam proses pembuatan turunan dari eco enzyme yang kedepannya akan di aplikasikan dalam lingkungan sekolah serta lingkungan keluarga wali murid.
” Terima kasih RDEE MOJOKERTO” ungkapnyaMbahboel


-
KKN Universitas Airlangga pada program kerja BBK-5 dengan tema “HARMONI” (Hadirkan Lingkungan Asri Melalui olah Sampah Mandiri )

RDEE Gresik
18 Januari 2025Bersama- sama KKN Universitas Airlangga pada program kerja BBK-5 dengan tema “HARMONI” (Hadirkan lingkungan Asri Melalui olah Sampah Mandiri)
Kegiatan tersebut untuk memotivasi TP PKK desa masangan kecamatan Bunga mengajak ibu ibu pengerak PKK untuk olah sampah skala rumah tangga dengan membuat olahan sampah organik ECO Enzyme yang dipandu langsung oleh Relawan Tatik Erawati selaku ketua RDEE kab Gresik dan dampingi relawan Indah S dan relawan Hasan Rusdy
Peserta sangat antusias menyimak dan mempraktekkan pembuatan ECO Enzyme serta banyak pertanyaan yng ditanyakan kepada narasumber RDEE relawan Tatik Erawati dan saya akan mengajak ibu pengerak PKK yang ada didesa masangan untuk mengelola sampahnya mulai dari sumbernya sehingga tidak langsung dibuang ditong sampah rumah tetapi ternyata bisa di olah dan banyak manfaatnya “kata Bu suharini selaku ketua TP PKk desa masangan kec bunga .
Disamping itu dari RDEE Gresik juga membagikan donasi ECO Enzyme kesemuanya peserta berjumlah 50 orang .Kami mewakilli kelompok dari BBK -5 ini mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Tatik Erawati dan tim yang telah membantu memotivasi kepada ibu pengerak PKK didesa masangan dan saya juga baru mengetahui bahwa manfaat dari ECO Enzyme tidak hanya untuk segi lingkungan saja tetapi banyak sekali manfaat yang disampaikan oleh Bu Tatik waktu memaparkan materi salah satu yaitu untuk pencegahan wabah PMK yaitu penyakit mulut dan kaki yang ternyata lagi musim wabah tersebut “kata sadrina Pramesti selalu ketua kelompok KKN
Relawan Dunia Eco Enzyme Kabupaten Gresik Jawa Timur





-
Penuh Suka Cita- SMP Negeri 2 Ngoro Panen Eco Enzyme

RDEE Mojokerto
18 Januari 2025Siang itu, disaat jam istirahat nampak riuh disalah satu ruangan kelas .
Telusur , nampaknya siswa yang ada diruangan tersebut sedang menyiapkan segala keperluan buag memanen eco enzyme.
Larutan multiguna yang telah dibuatnya 3 bulan yang lalu . Mereka sangat penasaran dengan hasil fermentasi yang telah dilakukan.” Gimana kalau gak berhasil?” celetuk salah satu siswa dikala mulai membuka tutup wadah fermentasi yang terbuat dari bekas wadah cat ( tongpail).
Dan akhirnya, senyum mereka mengembang tatkala melihat hasil fermentasinya yang tak terdapat jamur, yang mununjukkan bahwa bahwa dalam.proses fermentasi benar benar gerjaga kekedapannya (unaerop).
Juga aroma asam segar yang menunjukkan keberhasilan dalam proses fermentasi.Sementara itu dari guru pembimbing program P5 memyampaikan bahwa proses panen eco enzyme tidak dilakukan serentak seperti halnya pada saat proses pembuatan eco enzyme.
Hal ini dilakukan karena dari hasil panen eco enzyme akan langsung diaplikasikan sesuai kaidan dan manfaat yang terkandung dalam eco enzyme..
” hasil panen eco enzyme akan langsung diaplikasikan ” tegas guru pembimbing.Humas RDEE Kota Kabupaten Mojokerto
Bangda Iwan Timbul Sutikno


