• Pelatihan Eco Enzyme PKK Mojokerto Dihadiri Walikota Mojokerto

    Pelatihan Eco Enzyme PKK Mojokerto Dihadiri Walikota Mojokerto

    Sambutan Walikota Mojokerto

    Pada tanggal 28 April 2026, Kelurahan Purwotengah, Kota Mojokerto menjadi saksi pelaksanaan pelatihan pembuatan Eco Enzyme yang dihadiri langsung oleh Walikota Mojokerto  Hj. Ika Puspitasari, S.E., yang lebih dikenal dengan panggilan Ning Ita. Dalam sambutannya, Walikota menegaskan pentingnya pengelolaan dan pemilahan sampah rumah tangga sesuai dengan regulasi nasional:

    • PP No. 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
    • Perpres No. 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah dengan target 30% pengurangan dan 70% penanganan
    • Permen LHK No. 75 Tahun 2019
    • Perpres No. 109 Tahun 2025 tentang percepatan pengurangan sampah perkotaan
    • Perda No. 21 Tahun 2021 tentang pemilahan dan pengelolaan sampah

    Walikota menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi juga tanggung jawab masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK. Sebagian besar sampah berasal dari rumah tangga, sehingga peran PKK sangat vital dalam memberi contoh kepada masyarakat.

    Pembuatan Eco Enzyme oleh Ibu PKK

    Pelatihan ini menghadirkan praktik langsung pembuatan Eco Enzyme (EE) oleh ibu-ibu PKK. Pemerintah Kota Mojokerto menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini, karena pengelolaan sampah organik melalui EE terbukti bermanfaat bagi berbagai kebutuhan masyarakat.

    Harapan Bunda Susilawati dari RDEE

    Sebagai narasumber, Bunda Susilawati dari RDEE menyampaikan harapannya agar pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dilaksanakan secara berkelanjutan. Beliau menekankan bahwa PKK harus mendukung pemerintah dalam mengedukasi masyarakat tentang pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bermanfaat.

    Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat

    Acara ini turut dihadiri oleh:

    • Kepala DLH Kota Mojokerto
    • Ketua PKK Kota Mojokerto
    • Asisten 2
    • Staf Ahli Walikota
    • Ketua PKK Kecamatan Kranggan
    • Ketua PKK Kelurahan Purwotengah

    Arahan Walikota

    Walikota memberikan arahan agar DLH dapat melaporkan jumlah ketersediaan Eco Enzyme di Kota Mojokerto. Beliau juga mengingatkan bahwa kegiatan ini harus menjadi gerakan nyata, bukan sekadar formalitas.

    Penutup

    Kegiatan ditutup dengan penyemprotan Eco Enzyme di sekitar lingkungan Kelurahan Purwotengah sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan Kota Mojokerto.

     

    RDEE Mojokerto

     

    Eco Enzyme Training in Mojokerto Attended by Mayor of Mojokerto

    Mayor of Mojokerto’s Welcome Speech

    On April 28, 2026, Purwotengah Village, Mojokerto City, witnessed the implementation of an Eco Enzyme training attended directly by the Mayor of Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, S.E.popularly known as Ning Ita.  In her speech, the Mayor emphasized the importance of household waste management and sorting in accordance with national regulations:

    • Government Regulation No. 81 of 2012 concerning Household Waste Management
    • Presidential Regulation No. 97 of 2017 on National Policy and Strategy for Waste Management targeting 30% reduction and 70% handling
    • Minister of Environment and Forestry Regulation No. 75 of 2019
    • Presidential Regulation No. 109 of 2025 on accelerating urban waste reduction
    • Regional Regulation No. 21 of 2021 on waste sorting and management

    The Mayor stressed that waste management is not only the government’s obligation but also the community’s responsibility, especially the PKK mothers. Most waste comes from households, so the role of PKK is vital in setting an example for the community.

    Eco Enzyme Making by PKK Mothers

    This training featured hands-on practice of making Eco Enzyme (EE) by PKK mothers. The Mojokerto City Government expressed full support for this initiative, as organic waste management through EE has proven beneficial for various community needs.

    Expectations from Mrs. Susilawati of RDEE

    As a resource person, Mrs. Susilawati from RDEE conveyed her hope that this training would not merely be a ceremonial activity but truly implemented sustainably. She emphasized that PKK must support the government in educating the community about sorting, processing, and utilizing organic waste into useful products.

    Attendance of Officials and Community Leaders

    The event was also attended by:

    • Head of the Mojokerto Environmental Agency (DLH)
    • Chairperson of Mojokerto PKK
    • Assistant 2
    • Expert Staff of the Mayor
    • Chairperson of Kranggan District PKK
    • Chairperson of Purwotengah Village PKK

    Mayor’s Direction

    The Mayor directed the Environmental Agency (DLH) to report the availability of Eco Enzyme in Mojokerto City. He also reminded that this activity must become a real movement, not just a formality.

    Closing

    The event concluded with spraying Eco Enzyme around the Purwotengah Village environment as a symbol of joint commitment to maintaining cleanliness and environmental sustainability in Mojokerto City.

  • Peringatan Hari Bumi SDN Watesnegoro 2 Bersama RDEE Mojokerto – Earth Day Celebration at SDN Watesnegoro 2 with RDEE Mojokerto

    Peringatan Hari Bumi SDN Watesnegoro 2 Bersama RDEE Mojokerto – Earth Day Celebration at SDN Watesnegoro 2 with RDEE Mojokerto

    NGORO, MOJOKERTO – Semangat pelestarian lingkungan bergema di Desa Watesnegoro pada Rabu – The spirit of environmental preservation filled the air in Watesnegoro Village on Wednesday, April 22, 2026.

    Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, SDN Watesnegoro 2 menggelar serangkaian aksi hijau penuh makna dengan pendampingan Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Kabupaten Mojokerto.
    To commemorate Earth Day, SDN Watesnegoro 2 organized a series of inspiring green actions with full support from the Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) of Mojokerto Regency.

    Sebagai sekolah binaan yang telah menjalin kerja sama resmi (MoU) dengan RDEE, SDN Watesnegoro 2 meneguhkan komitmennya dalam pendidikan ekologi melalui aksi nyata yang melibatkan siswa, guru, dan masyarakat.

    As a partner school officially bound by an MoU with RDEE, SDN Watesnegoro 2 reaffirmed its commitment to ecological education through direct action involving students, teachers, and the wider community.

     

    Rangkaian Aksi Hijau – Green Action Highlights

    Kampanye Kebersihan & Literasi Lingkungan – Cleanliness Campaign & Environmental Literacy

    Sejak pagi, para kader lingkungan bersama guru dan siswa bergerak ke Balai Desa Watesnegoro. Dengan penuh semangat, mereka mengajak warga menjaga kebersihan desa. Kehadiran Kepala Desa menambah semarak kampanye yang menjadi sarana edukasi langsung bagi masyarakat.
    Early in the morning, environmental cadres, teachers, and students gathered at the Watesnegoro Village Hall. With enthusiasm, they carried out a cleanliness campaign, educating residents about the importance of maintaining a clean environment. The presence of the Village Head added significance to the event.

    Berbagi Berkah Eco Enzyme – Sharing the Blessings of Eco Enzyme

    Sebagai wujud dedikasi, sekolah membagikan cairan Eco Enzyme hasil produksi mandiri kepada warga sekitar. Inisiatif ini memperkenalkan solusi alami dari limbah organik dapur yang bermanfaat bagi rumah tangga sekaligus mengurangi pencemaran.

    As a gesture of dedication, the school distributed Eco Enzyme liquid—produced by the students themselves—to local residents. This initiative introduced a natural solution derived from kitchen waste, offering multiple benefits for households while reducing pollution.

    Pemurnian Air Sungai – River Purification

    Aksi berlanjut ke sungai dekat sekolah. Bersama relawan RDEE, para peserta menyiramkan Eco Enzyme ke aliran sungai sebagai upaya memulihkan ekosistem air dan menekan polutan secara alami.
    The movement continued at the nearby river. Together with RDEE volunteers, participants poured Eco Enzyme into the water flow, aiming to restore aquatic ecosystems and naturally reduce pollutants.

    Penanaman Pohon Simbolis – Symbolic Tree Planting

    Puncak acara ditandai dengan penanaman pohon oleh kader lingkungan. Prosesi ini diikuti oleh pejabat desa, Babinsa, pengurus RDEE Mojokerto yang dipandegani Bunda Dining bersama relawan Bunda Susi, Bangda Leman, Bangda Andre, dan Bunda Kiki, serta komite sekolah dan paguyuban wali murid.

    The highlight of the celebration was the symbolic tree planting by environmental cadres. The ceremony was joined by village officials, local Babinsa, RDEE Mojokerto leaders led by Bunda Dining along with volunteers Bunda Susi, Bangda Leman, Bangda Andre, and Bunda Kiki, as well as the school committee and parents’ association.

    Sinergi dan Semangat Kebersamaan – Unity and Collective Spirit

    Suasana peringatan Hari Bumi berlangsung meriah. Kehadiran aparat keamanan, perangkat desa, hingga orang tua siswa menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan telah tumbuh menjadi gerakan kolektif di Ngoro.

    The Earth Day celebration was vibrant and full of joy. The participation of security officers, village officials, and parents demonstrated that environmental awareness has become a collective movement in Ngoro.

    “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata pendidikan karakter berbasis lingkungan. Dengan dukungan RDEE, kami berharap virus kebaikan Eco Enzyme ini terus meluas ke seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Bapak Pairan, Kepala SDN Watesnegoro 2.

    “This activity is not merely ceremonial, but a real manifestation of character education based on environmental values. With RDEE’s support, we hope the goodness of Eco Enzyme will spread across all layers of society,” said Mr. Pairan, Principal of SDN Watesnegoro 2.

    Pesan Hari Bumi – Earth Day Message

    Dengan berakhirnya acara penanaman pohon, SDN Watesnegoro 2 bersama RDEE Mojokerto berharap pesan “Invest in Our Planet” terpatri di hati para siswa sebagai generasi penerus penjaga bumi.

    The event concluded with tree planting, leaving behind a strong message: “Invest in Our Planet.” SDN Watesnegoro 2 and RDEE Mojokerto hope this message will be deeply rooted in the hearts of students as the next generation of Earth’s guardians.

    Salam Eco Enzyme! – Eco Enzyme Greetings!

    Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme – Healthy Living on a Healthy Earth with Eco Enzyme.

  • Komitmen RDEE Pasuruan untuk Danau Ranu Grati

    Komitmen RDEE Pasuruan untuk Danau Ranu Grati

    Aksi Rutin Penuangan Eco Enzyme

    Komunitas Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE) Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan aksi rutin menuangkan eco enzyme ke Danau Ranu Grati. Kegiatan ini dilakukan setiap bulan pada hari Jumat Legi sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas air dan ekosistem danau.

     

    Kegiatan 24 April 2026

    Pada Jumat, 24 April 2026, RDEE Pasuruan bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Mas Zaini, serta siswa SMP Negeri 1 Grati, menuangkan sebanyak 2.500 liter eco enzyme ke perairan Danau Ranu Grati. Aksi ini berlangsung sejak pagi hari dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

     

    Dukungan Pemerintah dan Masyarakat

    Kehadiran Mas Zaini menjadi simbol dukungan nyata dari pemerintah terhadap gerakan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Abu Hasan, pengurus RDEE Pasuruan, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, selama ini aksi penuangan eco enzyme lebih banyak dilakukan secara swadaya oleh komunitas.

    “Alhamdulillah, kegiatan kali ini dihadiri oleh Mas Zaini selaku Wakil Ketua DPRD. Selama ini aksi tuang eco enzyme di Danau Ranu Grati dilakukan secara swadaya oleh komunitas RDEE yang dilakukan setiap bulannya pada hari Jumat Legi,” ujar Abu Hasan.

     

    Manfaat Eco Enzyme

    Eco enzyme diyakini mampu membantu mengurangi pencemaran limbah, memperbaiki kualitas air, serta mendukung kelangsungan ekosistem habitat ikan di Danau Ranu Grati. Dengan aksi berkelanjutan, manfaat ini diharapkan semakin terasa bagi masyarakat, khususnya para nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil danau.

     

    Apresiasi dan Harapan

    Mas Zaini menyampaikan apresiasi atas konsistensi relawan RDEE Pasuruan. Ia menilai aksi sederhana seperti ini memiliki dampak positif besar jika dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, Danau Ranu Grati memiliki potensi besar, baik dari sisi keindahan panorama maupun ekonomi masyarakat.

    “Harapan saya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kelangsungan ekosistem habitat ikan, serta membantu mengurangi pencemaran limbah yang masuk ke danau,” tandasnya.

     

    Salut untuk Semangat RDEE Pasuruan

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat RDEE Pasuruan dalam menjaga lingkungan. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, aksi peduli lingkungan ini diharapkan terus berlanjut demi kelestarian Danau Ranu Grati dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

    RDEE Pasuruan

     

    Commitment of RDEE Pasuruan to Lake Ranu Grati

    Routine Eco Enzyme Pouring Action

    The Eco Enzyme World Volunteer Community (RDEE) Pasuruan once again demonstrates its commitment to environmental preservation through the routine action of pouring eco enzyme into Lake Ranu Grati. This activity is carried out every month on Legi Friday as a form of concern for the water quality and lake ecosystem.

     

    Activity on April 24, 2026

    On Friday, April 24, 2026, RDEE Pasuruan together with the Deputy Chairperson of the Pasuruan Regency DPRD, Mas Zaini, and students of SMP Negeri 1 Grati, poured as much as 2,500 liters of eco enzyme into the waters of Lake Ranu Grati. This action took place since the morning and involved various elements of the community.

     

    Government and Community Support

    The presence of Mas Zaini symbolizes real support from the government for the community movement in preserving the environment. Abu Hasan, the administrator of RDEE Pasuruan, expressed gratitude for the attention given. According to him, so far the eco enzyme pouring action has mostly been carried out independently by the community.

    “Alhamdulillah, this activity was attended by Mas Zaini as the Deputy Chairperson of the DPRD. So far, the eco enzyme pouring action in Lake Ranu Grati has been carried out independently by the RDEE community every month on Legi Friday,” said Abu Hasan.

     

    Benefits of Eco Enzyme

    Eco enzyme is believed to help reduce waste pollution, improve water quality, and support the sustainability of the fish habitat ecosystem in Lake Ranu Grati. With continuous action, these benefits are expected to be increasingly felt by the community, especially the fishermen who depend on the lake’s resources for their livelihood.

     

    Appreciation and Hope

    Mas Zaini expressed appreciation for the consistency of RDEE Pasuruan volunteers. He considers that simple actions like this have a great positive impact if carried out sustainably. According to him, Lake Ranu Grati has great potential, both in terms of scenic beauty and the community’s economy.

    “My hope is that this activity can provide benefits for the sustainability of the fish habitat ecosystem, as well as help reduce waste pollution entering the lake,” he said.

     

    Salute to the Spirit of RDEE Pasuruan

    This activity is a real proof of the spirit of RDEE Pasuruan in preserving the environment. With the support of the community and government, this environmental care action is expected to continue for the sustainability of Lake Ranu Grati and the welfare of the surrounding community.

    RDEE Pasuruan

  • RDEE Kaltim: Panen dan Pembuatan Classic Enzyme serta Eco Enzyme dilanjut dengan Halal Bihalal

    RDEE Kaltim: Panen dan Pembuatan Classic Enzyme serta Eco Enzyme dilanjut dengan Halal Bihalal

    Balikpapan, 19 April 2026 – RDEE Kaltim kembali menggelar kegiatan penuh makna di Sekretariat RDEE Kaltim, Jl. Diponegoro Blok G No.48 Balikpapan Utara. Acara ini menggabungkan panen dan pembuatan Classic Enzyme serta Eco Enzyme dengan momentum Halal Bihalal, menghadirkan suasana kebersamaan dan semangat keberlanjutan.

     

    Panen dan Pembuatan Classic Enzyme

    Lebih dari 35 jenis buah digunakan dalam proses pembuatan Classic Enzyme, sementara Eco Enzyme terus dibuat menjadi kewajiban bagi Relawan RDEE yang bermanfaat bagi Kesehatan, Pengobatan, Pertanian, Peternakan dan Lingkungan. Antusiasme relawan terlihat jelas, dengan kehadiran 13 orang relawan yang datang tidak hanya dari Balikpapan, tetapi juga dari Samarinda, Tenggarong, Muara Badak, Loa Janan, Manggar, dan Amborawang.

    Ketua RDEE Kaltim, Bunda Ruth Deliana, menyampaikan rasa syukur atas semangat luar biasa para relawan. “Kegiatan ini bukan hanya tentang Eco Enzyme, tetapi juga tentang kebersamaan, keberlanjutan, dan dukungan terhadap Jambore RDEE ke 4 di Bali,” ungkapnya.

     

    Halal Bihalal

    Acara dilanjutkan dengan Halal Bihalal, mempererat tali silaturahmi antarrelawan dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan serta kesehatan masyarakat. Momentum ini menjadi wadah refleksi sekaligus penguatan solidaritas.

     

    Dukungan dan Harapan

    Selain terus mengembangkan Eco Enzyme, RDEE Kaltim juga menegaskan dukungan gerakan ini dapat semakin meluas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

    RDEE Balikpapan

    Sekretariat RDEE Kaltim
    Jl. Diponegoro Blok G No.48
    Balikpapan Utara, Kota Balikpapan

    RDEE Kaltim: Harvesting and Making Classic Enzyme and Eco Enzyme Followed by Halal Bihalal

    Balikpapan, April 19, 2026 – RDEE Kaltim once again held a meaningful event at the RDEE Kaltim Secretariat, Jl. Diponegoro Block G No.48 North Balikpapan. This event combined the harvesting and making of Classic Enzyme and Eco Enzyme with the Halal Bihalal momentum, creating an atmosphere of togetherness and a spirit of sustainability.

    Harvesting and Making Classic Enzyme

    More than 35 types of fruit were used in the process of making Classic Enzyme, while Eco Enzyme continues to be made as a mandatory activity for RDEE Volunteers, benefiting Health, Medicine, Agriculture, Animal Husbandry, and the Environment. The enthusiasm of the volunteers was clearly visible, with 13 volunteers attending not only from Balikpapan but also from Samarinda, Tenggarong, Muara Badak, Loa Janan, Manggar, and Amborawang.

    The Chairperson of RDEE Kaltim, Bunda Ruth Deliana, expressed gratitude for the extraordinary spirit of the volunteers. “This activity is not only about Eco Enzyme, but also about togetherness, sustainability, and support for the 4th RDEE Jamboree in Bali,” she said.

    Halal Bihalal

    The event continued with Halal Bihalal, strengthening the bonds of friendship among volunteers and reinforcing a shared commitment to protecting the environment and public health. This moment became a space for reflection as well as strengthening solidarity.

    Support and Hope

    In addition to continuing to develop Eco Enzyme, RDEE Kaltim also affirmed support for this movement to expand further and provide real benefits to the community.

    RDEE Balikpapan

    RDEE Kaltim Secretariat Jl. Diponegoro Block G No.48 North Balikpapan, Balikpapan City

  • RDEE Jabar Halal Bihalal

    RDEE Jabar Halal Bihalal

    Cipaku, Bandung, 15 April 2026 – Kekompakan keluarga RDEE Bandung Jawa Barat terlihat jelas saat berkumpul dalam acara Halal Bihalal yang digelar pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di Saung Herbal Hotel Cipaku, Ledeng-Lembang. Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan yang menjadi momen silaturahmi dan penyegaran setelah bulan Ramadhan.

    Acara dimulai dengan doa syukur atas perlindungan Tuhan dan kesempatan untuk berkumpul dalam keadaan sehat walafiat, penuh kebahagiaan dan kerinduan. Selanjutnya, dibahas rencana kegiatan RDEE Bandung yang telah terjadwal, termasuk edukasi penyembelihan hewan qurban sesuai SOP RDEE yang akan dihadiri oleh panitia qurban dari Persis.

    Selain itu, dibahas pula rencana penuangan Eco Enzyme pada Hari Lingkungan Hidup serta persiapan dari setiap Bank Eco Enzyme di Bandung. Momen penuh makna juga terjadi saat pemotongan tumpeng yang melambangkan persatuan anggota RDEE Bandung Jawa Barat. Tumpeng tersebut secara simbolik diberikan kepada sesepuh RDEE, Uti Hadi Santoso, Bunda Mimin, Ketua RDEE Bandung Bunda Hj. Hetty Seniwati, dan Bunda Luciana yang telah memfasilitasi tempat serta konsumsi acara.

    Acara semakin khidmat dengan pesan dari almarhum Suhu Bathara yang dititipkan kepada Uti Hadi Santoso, mengingatkan pentingnya semangat dan kebersamaan.

    Selanjutnya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai produk Fermentasi Enzyme Buah, mulai dari komposisi hingga manfaatnya, sekaligus pembagian satu botol berukuran 500 ml kepada masing-masing peserta sebagai kenang-kenangan yang diharapkan dapat membantu kesehatan dan memberikan manfaat nyata.

    Antusiasme peserta semakin terasa saat pengundian doorprize bagi 20 peserta yang hadir. Pemenang utama mendapatkan hadiah sebesar Rp 1.000.000, hadiah kedua dan ketiga masing-masing Rp 500.000, serta hadiah keempat dan kelima masing-masing Rp 250.000. Hadiah ini menjadi dukungan semangat untuk keberangkatan ke Jambore 4 di Bali tahun 2026. Selain itu, hadiah hiburan diberikan kepada lima anggota masing-masing sebesar Rp 50.000.

    Begitulah kekompakan dan semangat keluarga RDEE Bandung Jawa Barat dalam acara Halal Bihalal tahun 2026. Sebagai penutup, para peserta pulang membawa oleh-oleh khas Bandung dalam dua kresek besar berisi beragam makanan, menambah kehangatan dan kebahagiaan meski perjalanan pulang diwarnai kemacetan dan hujan.

    Ini adalah sekilas cerita Halal Bihalal 2026 Region Bandung Jawa Barat.

    Sampai jumpa di cerita berikutnya!

     

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE)

     

    RDEE Jabar Halal Bihalal

    Cipaku, Bandung, 15 April 2026 – The strong unity of the RDEE Bandung West Java family was clearly visible during the Halal Bihalal event held on Wednesday, April 15, 2026, at Saung Herbal Hotel Cipaku, Ledeng-Lembang. The warm and friendly atmosphere colored this gathering, which served as a moment of fellowship and refreshment after the month of Ramadan.

    The event began with a prayer of gratitude for God’s protection and the opportunity to gather in good health, filled with happiness and longing. Following this, the scheduled activities of RDEE Bandung were discussed, including education on the slaughtering of sacrificial animals according to RDEE SOPs, which will be attended by the Qurban committee from Persis.

    Additionally, plans for the Eco Enzyme pouring on Environment Day and preparations from each Eco Enzyme Bank in Bandung were also discussed. A meaningful moment took place during the cutting of the tumpeng, symbolizing the unity of RDEE Bandung West Java members. The tumpeng was symbolically presented to the elders of RDEE, Uti Hadi Santoso, Bunda Mimin, RDEE Bandung Chairwoman Bunda Hj. Hetty Seniwati, and Bunda Luciana, who facilitated the venue and catering for the event.

    The event became even more solemn with a message from the late Suhu Bathara entrusted to Uti Hadi Santoso, reminding everyone of the importance of spirit and togetherness.

    Next, participants received an explanation about the Fruit Enzyme Fermentation product, from its composition to its benefits, along with the distribution of a 500 ml bottle to each participant as a memento hoped to aid health and provide real benefits.

    The enthusiasm of the participants was further felt during the door prize draw for 20 attendees. The grand prize winner received Rp 1,000,000, the second and third prizes were Rp 500,000 each, and the fourth and fifth prizes were Rp 250,000 each. These prizes served as encouragement for the upcoming departure to Jambore 4 in Bali in 2026. Additionally, entertainment prizes were given to five members, each receiving Rp 50,000.

    Such is the unity and spirit of the RDEE Bandung West Java family during the 2026 Halal Bihalal event. As a closing, participants went home carrying Bandung souvenirs in two large plastic bags filled with various foods, adding warmth and happiness despite the journey home being marked by traffic jams and rain.

    This is a glimpse of the 2026 Halal Bihalal story from the Bandung West Java Region.

    See you in the next story!

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (RDEE)

  • Kartini Modern yang Peduli Lingkungan dan Kesehatan

    Kartini Modern yang Peduli Lingkungan dan Kesehatan

    Gresik, 12 April 2026 – Pada Minggu pagi yang cerah, Balai RT 002 RW 009 di Perumahan Bukit Randuagung Indah menjadi tempat berkumpulnya tokoh masyarakat, relawan, dan kader lingkungan dalam kegiatan inspiratif yang diselenggarakan oleh RDEE Kabupaten Gresik. Mengusung tema “Kartini Modern yang Peduli Lingkungan dan Kesehatan,” acara ini menyoroti pelatihan pembuatan sabun ramah lingkungan berbahan Eco Enzyme yang inovatif.

    Acara dimulai dengan doa pembuka yang dipandu oleh relawan Bunda Noverita, diikuti dengan sambutan hangat dari Ketua RDEE Kabupaten Gresik, Bunda Tatik Erawati, serta perwakilan dari PT Smelting dan Disperindag, yang masing-masing memberikan dukungan penuh terhadap gerakan lingkungan ini.

    Suasana keakraban semakin terasa saat sesi halal bihalal, di mana para relawan saling bersalaman dan memaafkan, mempererat tali persaudaraan di antara mereka.

    Momen penuh apresiasi hadir dalam pemberian reward kepada relawan paling bersemangat dalam mengedukasi masyarakat tentang manfaat Eco Enzyme sepanjang tahun 2025. Penghargaan diberikan kepada Bunda Noverita, Bunda Indah Nirmala, Bunda Luluk, dan Bunda Lila sebagai bentuk motivasi untuk terus menggerakkan masyarakat menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

    Puncak acara adalah pelatihan pembuatan sabun ramah lingkungan yang dipandu oleh relawan Bangda Hasan Rusdy. Dalam sambutannya, Bunda Tatik menekankan pentingnya mengurangi limbah sabun dan deterjen yang berpotensi mencemari lingkungan. Eco Enzyme dipilih sebagai bahan utama karena kemampuannya mengurangi sampah rumah tangga yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), memberikan solusi hemat biaya dengan bahan baku dari sampah dapur, serta ramah lingkungan melalui proses bioremediasi dan penetralan residu pestisida oleh mikroorganisme di dalamnya.

    Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berlangsung setelah pelatihan, menandakan keseriusan dan komitmen mereka dalam menjaga lingkungan.

    Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan tekad bersama untuk terus melestarikan bumi.

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

     

    Modern Kartini Caring for Environment and Health

    Gresik, April 12, 2026 – On a bright Sunday morning, the community hall of RT 002 RW 009 in Bukit Randuagung Indah Housing Complex became the gathering place for community leaders, volunteers, and environmental cadres in an inspiring event organized by RDEE Kabupaten Gresik. Carrying the theme “Modern Kartini Caring for Environment and Health,” the event highlighted an innovative training on making environmentally friendly soap using Eco Enzyme.

    The event began with an opening prayer led by volunteer Bunda Noverita, followed by warm speeches from the Chairperson of RDEE Kabupaten Gresik, Bunda Tatik Erawati, as well as representatives from PT Smelting and Disperindag, each expressing full support for this environmental movement.

    The atmosphere of camaraderie grew stronger during the halal bihalal session, where volunteers greeted and forgave each other, strengthening the bonds of brotherhood among them.

    A special moment of appreciation was marked by awarding the most enthusiastic volunteers who educated the community about the benefits of Eco Enzyme throughout 2025. The awards were given to Bunda Noverita, Bunda Indah Nirmala, Bunda Luluk, and Bunda Lila as motivation to continue mobilizing the community towards a more environmentally friendly lifestyle.

    The highlight of the event was the training on making environmentally friendly soap led by volunteer Bangda Hasan Rusdy. In her remarks, Bunda Tatik emphasized the importance of reducing soap and detergent waste that can potentially pollute the environment. Eco Enzyme was chosen as the main ingredient due to its ability to reduce household waste ending up in landfills, provide a cost-effective solution using kitchen waste as raw material, and its environmentally friendly nature through bioremediation processes and neutralization of pesticide residues by microorganisms within it.

    The participants showed great enthusiasm, evident from the numerous questions and discussions following the training, indicating their seriousness and commitment to environmental preservation.

    The event concluded with a group photo session of all participants as a symbol of togetherness and a shared determination to continue preserving the earth.

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

  • Sinergi Hijau: RDEE Mojokerto Bekali Kader Lingkungan SDN Miji 3 dengan Ilmu Eco Enzyme

    Sinergi Hijau: RDEE Mojokerto Bekali Kader Lingkungan SDN Miji 3 dengan Ilmu Eco Enzyme

    MOJOKERTO, 07 April 2026 – Semangat pelestarian lingkungan terus digelorakan sejak bangku sekolah. SDN Miji 3 Kota Mojokerto, yang telah menyandang predikat Adiwiyata Tingkat Provinsi, kembali menunjukkan komitmennya dalam pendidikan lingkungan dengan menggandeng Relawan Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto.

    Pada Selasa (7/4), RDEE Mojokerto hadir memberikan sosialisasi sekaligus praktik pembuatan Eco Enzyme kepada para kader lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara komunitas peduli lingkungan dan dunia pendidikan dalam mengajarkan pemanfaatan limbah organik rumah tangga secara kreatif dan bermanfaat.

    Edukasi Interaktif dan Praktik Langsung

    Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Materi disampaikan oleh Bunda Susi, Bunda Dining, dan Bunda Riani dari RDEE Mojokerto. Para siswa dengan seksama mendengarkan penjelasan mengenai manfaat Eco Enzyme sebagai cairan multifungsi, mulai dari pembersih alami hingga pupuk organik.

    Tidak berhenti pada teori, para kader lingkungan langsung diajak praktik mencampur bahan organik dengan takaran yang tepat sesuai standar. Dengan bimbingan para narasumber, siswa belajar memahami proses fermentasi sederhana yang dapat dilakukan di rumah.

    Harapan Sekolah

    Kepala SDN Miji 3 menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap para siswa mampu:

    1. Mengembangkan wawasan tentang pengolahan limbah mandiri.
    2. Menumbuhkan semangat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
    3. Menjadi agen perubahan bagi keluarga dan teman sebaya dalam gerakan memilah sampah.

    Tentang Eco Enzyme

    Eco Enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah dapur organik seperti kulit buah dan sisa sayur, dicampur dengan gula dan air. Cairan ini dikenal memiliki banyak manfaat, mulai dari pembersih alami, pupuk organik, hingga penjernih udara dan air. Inovasi ini sejalan dengan prinsip sekolah Adiwiyata yang menekankan keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan.

     

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

     

     

    Green Synergy: RDEE Mojokerto Equips SDN Miji 3 Environmental Cadres with Eco Enzyme Knowledge

    MOJOKERTO, April 7, 2026 – The spirit of environmental preservation continues to be nurtured from an early age. SDN Miji 3 Mojokerto City, which has earned the title of Provincial-level Adiwiyata School, once again demonstrated its commitment to environmental education by collaborating with the Relawan Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto.

    On Tuesday (7/4), RDEE Mojokerto conducted a socialization and hands-on workshop on Eco Enzyme production for the school’s environmental cadres. This activity served as a tangible example of collaboration between environmentally conscious communities and the education sector in teaching creative and beneficial ways to utilize household organic waste.

    Interactive Education and Hands-On Practice

    The event was filled with enthusiasm. The materials were delivered by Bunda Susi, Bunda Dining, and Bunda Riani from RDEE Mojokerto. Students listened attentively to explanations about the benefits of Eco Enzyme as a multifunctional liquid, ranging from natural cleaners to organic fertilizers.

    Beyond theory, the environmental cadres were directly involved in practicing how to mix organic materials with the correct ratio according to established standards. Guided by the facilitators, students learned the basics of simple fermentation that can be applied at home.

    School’s Expectations

    The Principal of SDN Miji 3 expressed high appreciation for the program. He hopes that through this activity students will be able to:

    1. Expand their knowledge of independent waste management.
    2. Foster a spirit of maintaining cleanliness and environmental sustainability at school.
    3. Become agents of change for their families and peers in the movement to sort waste.

    About Eco Enzyme

    Eco Enzyme is a liquid produced from the fermentation of organic kitchen waste such as fruit peels and vegetable scraps, mixed with sugar and water. This liquid is known for its wide range of benefits, from natural cleaning agents and organic fertilizers to air and water purifiers. Such innovation aligns perfectly with the principles of Adiwiyata schools, which emphasize sustainability and environmental care.

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

  • Mahasiswa Unesa Gandeng RDEE Mojokerto: Sulap Sampah Organik Jadi Cairan Sejuta Manfaat

    Mahasiswa Unesa Gandeng RDEE Mojokerto: Sulap Sampah Organik Jadi Cairan Sejuta Manfaat

    Mojokerto, 03 April 2026

    Semangat pelestarian lingkungan kembali bergema di Desa Watesnegoro. Pada Jumat (3/4/2026), Relawan Eco Enzyme (RDEE) Mojokerto bersama Region Jawa Timur menerima kunjungan edukatif dari mahasiswa Program Studi Sosiologi Semester 4 Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

    Bertempat di Rumah Bangda Nurkholis, Ketua Region RDEE Jawa Timur, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi lintas generasi—mulai dari praktisi lingkungan, mahasiswa, hingga kader cilik sekolah dasar—untuk belajar mengelola sampah organik melalui pembuatan Eco Enzyme, cairan serbaguna yang kini dikenal sebagai “cairan sejuta manfaat.”

     

    Bukan Sekadar Praktik, Tapi Pemberdayaan Nyata

    Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dan diskusi interaktif. Suasana diskusi berlangsung penuh antusiasme, dengan mahasiswa tidak hanya menyoroti aspek teknis pembuatan Eco Enzyme, tetapi juga menggali dampak keberlanjutannya bagi masyarakat.

    Sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat, mahasiswa Sosiologi Unesa berkomitmen untuk meneruskan ilmu yang diperoleh dengan melakukan sosialisasi kepada warga. Harapannya, limbah buah dan sayur yang selama ini terbuang dapat diolah menjadi produk ramah lingkungan yang bermanfaat bagi rumah tangga.

     

    Kolaborasi Lintas Sektor

    Kegiatan ini semakin semarak dengan hadirnya berbagai elemen masyarakat, di antaranya:

    • Kader Bank Sampah Kecamatan Ngoro, yang konsisten mengawal kebersihan wilayah.
    • Kader Lingkungan SDN Watesnegoro 2, sekolah binaan RDEE Mojokerto yang telah menjalin kerja sama melalui MoU.

    Bagi para siswa SDN Watesnegoro 2, keterlibatan ini bukan sekadar pengalaman belajar, melainkan langkah strategis menuju predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.

     

    Harapan ke Depan

    Melalui kegiatan ini, pengelolaan sampah organik diharapkan tidak berhenti di tempat pembuangan, melainkan kembali ke rumah tangga dalam bentuk Eco Enzyme. Kolaborasi antara akademisi Unesa dan praktisi RDEE Mojokerto diyakini mampu melahirkan agen-agen perubahan yang siap mengedukasi masyarakat luas demi terciptanya lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

     

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

     

     

    Unesa Students Collaborate with RDEE Mojokerto: Turning Organic Waste into a “Liquid of a Thousand Benefits”

    Mojokerto, April 3, 2026

    The spirit of environmental preservation echoed once again in Watesnegoro Village. On Friday (April 3, 2026), the Mojokerto Eco Enzyme Volunteers (RDEE) together with the East Java Region welcomed an educational visit from fourth-semester Sociology students of Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

    Hosted at the residence of Bangda Nurkholis, Chair of RDEE East Java Region, the event became a platform for cross-generational collaboration—bringing together environmental practitioners, university students, and even elementary school cadres—to learn how to transform organic waste into Eco Enzyme, a versatile liquid now widely recognized as the “liquid of a thousand benefits.”

     

    More Than Practice: Real Empowerment

    The program began with presentations and lively discussions. The atmosphere was filled with enthusiasm as students not only explored the technical process of making Eco Enzyme but also examined its long-term sustainability for communities.

    As part of their community empowerment program, Unesa Sociology students are committed to applying the knowledge gained by conducting outreach to local residents. Their mission is to encourage households to process fruit and vegetable waste into eco-friendly products that bring tangible benefits to everyday life.

     

    Cross-Sector Collaboration

    The event grew even more vibrant with the participation of various community elements, including:

    • Ngoro District Waste Bank Cadres, who consistently safeguard local cleanliness.
    • Environmental Cadres of SDN Watesnegoro 2, a school under RDEE Mojokerto’s guidance through a formal MoU.

    For the students of SDN Watesnegoro 2, this involvement was not just a learning experience but also a strategic step toward achieving the prestigious title of National Adiwiyata School.

     

    Looking Ahead

    Through this initiative, organic waste management is expected to move beyond disposal sites and return to households in the form of Eco Enzyme. The collaboration between Unesa academics and RDEE Mojokerto practitioners is envisioned to foster new agents of change—ready to educate communities and inspire a greener, healthier, and more sustainable environment.

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

  • SPP GKII Kota Balikpapan Gelar Pelatihan Eco Enzyme dan Produk Turunan untuk Ekonomi Kreatif

    SPP GKII Kota Balikpapan Gelar Pelatihan Eco Enzyme dan Produk Turunan untuk Ekonomi Kreatif

    Balikpapan, 28 Maret 2026

    Dengan semangat Belajar, Berkarya, Berdampak, SPP (Seksi Pelayanan Perempuan / Perkauan) GKII Kota Balikpapan menyelenggarakan pelatihan bertema “Hidup Sehat di Bumi yang Sehat Bersama Eco Enzyme”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 14.00 WITA di GKII Sahabat Mulia, Ruko Pelangi B Point. Acara menghadirkan narasumber Bunda Ruth Deliana, Ketua RDEE Balikpapan sekaligus Ketua SPP GKII Jemaat Sahabat Mulia.

    Pelatihan ini menekankan manfaat Eco Enzyme bagi kesehatan dan rumah tangga, sekaligus memperkenalkan berbagai produk turunannya yang berpotensi menjadi usaha kreatif UMKM. “Produk turunan Eco Enzyme tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga dapat menjadi peluang ekonomi bagi jemaat,” ungkap Bunda Ruth Deliana.

    Antusiasme Peserta

    Sebanyak 25 peserta hadir, mewakili setiap SPP lokal dengan maksimal dua orang perwakilan. Antusiasme peserta terlihat jelas, bahkan beberapa yang datang dari luar kota sudah tiba 30 menit sebelum acara dimulai. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan banyak pertanyaan yang diajukan selama materi disampaikan.

     

    Nilai dan Dampak

    Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi juga menjadi sarana untuk menghidupi visi GKII:

    • Bertumbuh dalam Iman
    • Bertambah dalam Kasih
    • Berdampak bagi Dunia

    Selain ilmu dan inspirasi, peserta juga menerima souvenir eksklusif sebagai kenang-kenangan. Dengan semangat Belajar, Berkarya, Berdampak, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata bagi jemaat GKII Balikpapan untuk hidup sehat sekaligus berdaya secara ekonomi melalui UMKM berbasis Eco Enzyme.

    Testimoni Peserta

    Salah satu peserta, menyampaikan kesannya: “Pelatihan ini membuka wawasan saya bahwa Eco Enzyme bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga bisa menjadi peluang usaha. Saya jadi lebih semangat untuk mencoba produk turunannya di rumah.”

    Peserta lain, menambahkan: “Materi yang disampaikan sangat jelas dan praktis. Saya merasa ini bisa menjadi peluang nyata bagi jemaat untuk berkontribusi dalam ekonomi kreatif.”

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

     

    SPP GKII Balikpapan Holds Eco Enzyme Training and Derivative Products for the Creative Economy
    Balikpapan, March 28, 2026

    With the spirit of Learning, Creating, Impacting, the Women’s Ministry Section (SPP) of GKII Balikpapan organized a training program themed “Healthy Living on a Healthy Earth with Eco Enzyme.” The event was held on Saturday, March 28, 2026, at 2:00 PM WITA at GKII Sahabat Mulia, Ruko Pelangi B Point. The session featured Bunda Ruth Deliana, Chairperson of RDEE Balikpapan and also Chairperson of SPP GKII Jemaat Sahabat Mulia, as the keynote speaker.

    The training emphasized the benefits of Eco Enzyme for health and household use, while also introducing various derivative products with potential to be developed into creative MSME businesses. “Eco Enzyme derivative products are not only beneficial for health, but they can also become economic opportunities for the congregation,” said Bunda Ruth Deliana.

    Participant Enthusiasm

    A total of 25 participants attended, representing each local SPP with a maximum of two delegates. The enthusiasm was evident, with some participants from outside Balikpapan arriving 30 minutes before the program began. The discussion was lively and interactive, with many questions raised during the presentation.

    Values and Impact

    This activity was not merely a training session, but also a means to embody the vision of GKII:

    • Growing in Faith
    • Increasing in Love
    • Impacting the World

    In addition to knowledge and inspiration, participants also received exclusive souvenirs as keepsakes. With the spirit of Learning, Creating, Impacting, this training is expected to be a concrete step for GKII Balikpapan members to live healthier lives while also being economically empowered through Eco Enzyme-based MSMEs.

    Participant Testimonials

    One participant shared: “This training opened my eyes that Eco Enzyme is not only beneficial for health, but can also be a business opportunity. I am more motivated to try its derivative products at home.”

    Another participant added: “The material was very clear and practical. I believe this can be a real opportunity for the congregation to contribute to the creative economy.”

    Eco Enzyme World Volunteer Foundation

  • Ibu-Ibu PKK Mojokerto Sulap Limbah Jadi Eco-Enzyme, Bawa Harapan Baru untuk Lingkungan

    Ibu-Ibu PKK Mojokerto Sulap Limbah Jadi Eco-Enzyme, Bawa Harapan Baru untuk Lingkungan

    Mojokerto, 14 Maret 2026 – RDEE Mojokerto bersama PKK lingkungan Kedung Kwali IX, Kelurahan Miji, Kota Mojokerto, menggelar kegiatan pendampingan pembuatan Eco-Enzyme (EE) sekaligus panen bersama di halaman Gedung Rumah Pintar Kedung Kwali IX.

    Acara ini dihadiri oleh sekitar 30 peserta, terdiri dari pengurus Muslimat serta anggota PKK RT IX. Suasana penuh antusiasme terlihat sejak awal kegiatan, di mana para peserta diajak untuk mereview kembali manfaat Eco-Enzyme, cara pembuatannya, proses panen, penyimpanan, hingga pemanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.

    Materi disampaikan oleh dua narasumber berpengalaman, yaitu Bunda Susilawati dan Bunda Hartini, yang memberikan penjelasan praktis dan mudah dipahami.

    Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mempraktikkan pembuatan dan penggunaan Eco-Enzyme secara mandiri. Lebih jauh, mereka diharapkan dapat menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing, dengan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Eco-Enzyme sebagai solusi ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

    Kegiatan pendampingan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara RDEE Mojokerto dan PKK dalam mendukung gerakan lingkungan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)

     

    Mojokerto PKK Mothers Turn Waste into Eco-Enzyme, Bringing New Hope for the Environment

    Mojokerto, March 14, 2026 – RDEE Mojokerto, together with the PKK of Kedung Kwali IX, Miji Subdistrict, Mojokerto City, held an Eco-Enzyme (EE) making workshop and joint harvest at the courtyard of the Rumah Pintar Kedung Kwali IX.

    The event was attended by around 30 participants, consisting of Muslimat administrators and PKK members of RT IX. From the very beginning, the atmosphere was filled with enthusiasm as participants were guided to review the benefits of Eco-Enzyme, its preparation process, harvesting, storage, and practical applications in daily life.

    The session was delivered by two experienced speakers, Bunda Susilawati and Bunda Hartini, who provided clear and practical explanations.

    Through this activity, participants not only gained knowledge but also developed the ability to independently produce and use Eco-Enzyme. Furthermore, they are expected to become agents of change in their respective communities, encouraging others to adopt Eco-Enzyme as an environmentally friendly solution for everyday living.

    This mentoring activity serves as tangible proof of collaboration between RDEE Mojokerto and PKK in supporting sustainable environmental movements, while strengthening the role of the community in maintaining cleanliness and environmental health.

    Yayasan Relawan Dunia Eco Enzyme (YRDEE)